Bocah Premiere, Jakarta, 21 Oktober 2026 — Ketakutan dan kekhawatiran tidak selalu mudah diungkapkan, bahkan kepada orang-orang terdekat. Melalui film pendek Cerita Seperjalanan, Bernardus Raka mengangkat pergulatan tersebut dalam kisah tentang hubungan, komunikasi, dan pentingnya dukungan orang-orang terdekat. Berkolaborasi dengan Toyota Astra Motor, film ini melakukan pemutaran perdana di Jakarta Film Week 2026 pada 21 Oktober.
Cerita Seperjalanan mengikuti Rava (Wafda Saifan) dan Yara (Amanda Rawles), sepasang kekasih yang tengah mempersiapkan lamaran. Namun, rencana yang telah lama mereka nantikan mulai menghadapi hambatan ketika Rava tampak tidak serius mempersiapkan momen tersebut. Kecurigaan perlahan tumbuh di benak Yara, sementara Rava menyimpan sesuatu yang belum mampu ia ungkapkan. Kabin mobil menjadi ruang intim bagi keduanya untuk berbicara dan meluapkan kata-kata.
Melalui konflik tersebut, film ini mengeksplorasi bagaimana ketakutan dapat mempengaruhi hubungan, terutama ketika seseorang kesulitan mengkomunikasikan perasaannya kepada orang terdekat.
Proses produksi film ini berlangsung dalam waktu relatif singkat. Praproduksi dimulai pada Juni–Juli 2026, sebelum syuting dilaksanakan pada Agustus 2026. Dengan durasi 20 menit, tim kreatif menghadapi tantangan membangun karakter yang kompleks dan menyampaikan emosi melalui adegan yang tidak selalu mengandalkan dialog.
Amanda Rawles mengungkapkan bahwa sesi script reading yang awalnya dijadwalkan satu kali akhirnya ditambah atas kesepakatan dirinya dan Wafda Saifan untuk memperdalam karakter.
“Saat persiapan film ini, sebenarnya kami agak khawatir dan terasa cukup menantang, karena dengan durasi 20 menit dan persiapan yang singkat, gimana caranya kita supaya bisa menciptakan karakter yang kompleks. Beberapa bagian tidak banyak dialog, tetapi perasaannya harus tersampaikan. Mas Raka dan Wafda sangat membantu proses syuting sehingga segalanya terasa lebih ringan eksekusinya,” ungkap Amanda.
Bagi Wafda, karakter Rava juga memiliki kedekatan personal karena mengingatkannya pada pengalaman saat meniti karier. Kedekatan tersebut menjadi salah satu alasan yang mendorongnya untuk terlibat dalam film ini.
Kolaborasi dengan Toyota Astra Motor turut mendukung proses kreatif Cerita Seperjalanan. Perusahaan ini melihat bagaimana pesatnya perkembangan industri perfilman di Indonesia dan merasa terpanggil untuk mendukung industri kreatif serta seniman lokal Indonesia. Elias Marendra selaku Creative Director mengapresiasi keleluasaan yang diberikan Toyota Astra Motor kepada tim untuk mengembangkan cerita tanpa mengesampingkan relevansi film.
“Sebagai orang dengan background periklanan, biasanya brand cenderung memberikan beban komersial ke tim kreatif, tetapi saya sangat bersyukur Toyota Astra Motor memberikan ruang secara luas. Saat saya menanyakan feedback ke Toyota Astra Motor, brand malah menanyakan balik kira-kira what’s best for the movie? Hasilnya, karya ini bisa mewakili dari sisi brand maupun dari aspek cerita yang relevan,” ujar Elias.
Pemutaran perdana Cerita Seperjalanan di Jakarta Film Week 2026 dihadiri 87 penonton. “Aku nonton film pendek ini karena Bernardus Raka yang menyutradarainya. Sebagai penonton Nobody Loves Kay yang juga suka sama filmnya, aku penasaran dengan karya Raka yang satu ini. Honestly, meskipun durasinya singkat, Cerita Seperjalanan berhasil menyampaikan emosi yang kompleks dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Akting Wafda dan Amanda juga terasa natural dan emosinya dapet banget. Definitely looking forward to watching it again on YouTube!” kata Ferdy, salah satu penonton pada pemutaran perdana tersebut.
Melalui kisah Rava dan Yara, Cerita Seperjalanan mengingatkan bahwa menghadapi ketakutan tidak harus menjadi perjalanan yang ditempuh sendirian. Terkadang, keberanian untuk bercerita dan kesediaan untuk saling mendengarkan menjadi langkah awal untuk menghadapi ketidakpastian bersama.
Penulis: Khoirulia Ferdiani (Ulif) dan Arga Arifwangsa
TENTANG JAKARTA FILM WEEK
Jakarta Film Week merupakan festival film tahunan yang digagas pada 2021 oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta untuk mendukung perkembangan perfilman Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Setiap tahunnya, Jakarta Film Week menghadirkan film dari Indonesia dan berbagai negara melalui rangkaian pemutaran, diskusi, masterclass, program industri, hingga kegiatan komunitas. Lebih dari sekadar festival, Jakarta Film Week juga menjadi ruang bagi pembuat film untuk berkembang, bertemu, dan membangun koneksi di dalam ekosistem perfilman.
TENTANG JFWNET—Industry Program
JFWNET—Industry Program merupakan program paralel Jakarta Film Week yang menjadi ruang pertemuan dan pengembangan bagi para pelaku industri film Indonesia. Melalui berbagai program seperti lab, workshop, talks, focus group discussion, dan pitching forum, JFWNET—Industry Program mempertemukan filmmaker, produser, festival, distributor, pendana, dan pelaku industri lainnya untuk berbagi pengetahuan, mengembangkan proyek, serta membuka peluang kolaborasi.
NARAHUBUNG
- Website: www.jakartafilmweek.com
- Instagram: @jakartafilmweek
- X: @jakartafilmweek
- TikTok: @jakartafilmweek
- Facebook: Jakarta Film Week
Tidak ada komentar:
Posting Komentar