Tonton Siti Si Vampir di bioskop mulai 22 Oktober 2026 .
Jakarta, 16 Oktober 2026 — Film Siti Si Vampir garapan sutradara Rahabi Mandra akan tayang mulai 22 Oktober 2026 di bioskop Indonesia. Menghadirkan drama komedi dengan sentuhan satir yang menertawakan realita kehidupan di tengah hidup yang serba sulit.
Film persembahan Viddsee dan Bahagia Tanpa Drama, yang bekerja sama dengan AZ Films, Spectrum Film, dan PK Films ini mengikuti kehidupan Siti, yang diperankan Satine Zaneta, saat dihadapkan pada pilihan kesempatan mengubah nasibnya untuk lepas dari jerat kemiskinan. Namun, bayarannya ia harus meninggalkan kehidupan sebagai manusia dan berubah menjadi vampir.
Sehari-hari, Siti membantu Bapaknya (Nugie) sebagai tukang galon. Tinggal di rusun yang sumpek, berteman dengan tukang AC, Dudi (Ajil Ditto). Satu tiket bisa mengubah hidupnya yang susah jadi mewah. Tapi, Siti harus meninggalkan Bapaknya, temannya, dan kehidupan manusia. Ia harus jadi pemangsa orang-orang rusun, menghisap darahnya demi bisa menjadi bagian dari vampir elit.
Perjalanan Siti dari gadis rusun tukang angkat galon sampai menjadi vampir dibalut dengan komedi-komedi yang menghibur. Sekaligus merefleksikan realita kehidupan kita saat ini yang serba sulit dan penuh perjuangan, dihadirkan secara ringan dalam komedi yang mengajak kita tertawa.
"Saya ingin menghadirkan film yang berbeda dengan cara komedi. Film ini lucu karena memang related dengan susahnya hidup. Kami ingin mengajak penonton untuk menertawakan keprihatinan sendiri agar bisa tetap survive in this economy," ujar sutradara Rahabi Mandra.
Diproduseri oleh Kenny Png dan Celerina Judisari, film Siti Si Vampir dibintangi oleh Satine Zaneta, Ajil Ditto, Ciccio Manassero, Shania Gracia, Nugie, dan Kimberly Ryder.
"Film Siti Si Vampir sangat relate dengan apa yang terjadi di Indonesia, dari sudut pandang tentang makna keluarga. Film ini berbicara tentang class struggle, dan kita akan berefleksi pada kehidupan Siti dan Bapaknya, apa artinya mengusahakan kesuksesan di kehidupan kita bersama keluarga, dan ada harga yang harus dibayar untuk itu semua," ujar produser Kenny Png.
"Siti Si Vampir adalah drama komedi yang bisa memperlihatkan keadaan saat ini. Namun kami mencoba melihatnya dengan menjadi sesuatu yang bisa untuk ditertawakan bersama. Ditambah dengan sentuhan emosional antara relasi Bapak dan anak perempuannya yang lagi berjuang dengan mehidupannya, semoga setelah menonton, kita bisa benar-benar terhibur lewat sajian fresh ini," ujar produser Celerina Judisari.
Satine, yang di film-film sebelumnya tampil sangar di genre action hingga horor, kali ini benar-benar tampil berbeda. Ia menunjukkan kepiawaian aktingnya di genre drama komedi bersama jajaran ansambel yang kuat.
Di film ini, Satine menunjukkan sisi komedinya, dengan latar tinggal di rumah susun (rusun), juga membuat Satine harus memiliki aksen dialek yang berbeda.
"Siti ini kan sebenarnya perempuan muda yang ambisius. Di satu sisi, dia sebenarnya naturally funny, jadi aku belajar itu juga, dibantu oleh sutradara dan pemeran lain untuk menghadirkan komedi yang natural. Peran ini memberiku perspektif yang baru lagi, dan beneran jadi cara untuk menertawakan kehidupan yang memang lagi tidak baik-baik saja," ujar Satine Zaneta.
Selain membawa pesan tentang perbedaan kelas antara kelas sosial bawah dan kaum elit yang direpresentasikan antara warga rusun dan vampir, film Siti Si Vampir juga menghadirkan refleksi fenomena flexing demi validasi orang lain di media sosial.
"Tidak semua hal itu harus divalidasi dan mendapatkan pengakuan dari orang lain. Apapun yang kita lihat di depan kamera termasuk di media sosial, belum tentu sama dengan kehidupan aslinya. Jadi kita memang tetap harus jadi diri sendiri," ujar Shania Gracia yang memerankan Stella, selebtok yang mengejar ketenaran.
Tonton film Siti Si Vampir akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 22 Oktober 2026! Ikuti perkembangan terbaru Siti Si Vampir melalui akun Instagram resmi @viddseeid, @bahagiatanpadrama dan @filmsitisivampir.
***
Sinopsis
Siti (Satine Zaneta), gadis rusun yang menjadi tulang punggung keluarganya, berubah menjadi vampir akibat "salah gigit" Nakkula (Ciccio Manassero), vampir tampan yang memikat hatinya. Meski menjadi vampir low-spec dengan taring terbalik dan kekuatan tanggung, Siti melihat perubahan ini sebagai kesempatan untuk lepas dari kesehariannya yang serba pas-pasan. Namun, ketika rusunnya menjadi target "panen" vampir, Siti harus memilih antara mengikuti sistem atau melawannya.













