Rabu, 05 Agustus 2026

Agensi Rumah Tangga Rilis Trailer & Poster! Film Terbaru Sutradara Langganan Blockbuster Lebaran Naya Anindita, Kini Kembali Angkat Realita Anak Muda yang Terkena PHK dengan Balutan Komedi Segar

Film Agensi Rumah Tangga tayang mulai 10 September 2026 di bioskop

​Jakarta, 5 Agustus 2026 — Setelah sukses di box office dengan film-film Lebarannya, sutradara Naya Anindita kini kembali dengan sajian film terbarunya berjudul Agensi Rumah Tangga. Film bergenre drama komedi persembahan Starvision dari produser Chand Parwez Servia ini akan tayang mulai 10 September 2026 di seluruh bioskop Indonesia.

​Naya yang selalu mengangkat isu relevan, termasuk di film Lebarannya yang sukses tentang dinamika pencari kerja, kini ia kembali dengan isu yang dekat. Memotret fenomena PHK yang melanda pekerja urban, dan cara kembali bangkit. Film ini diadaptasi dari novel best seller karya Almira Bastari, dengan penulis skenario Upi dan Ayu Anggraini Putri.

​Kisahnya mengikuti Katia (Enzy Storia), yang hidupnya lagi apes-apesnya. Jadi korban PHK, ditolak kerja di banyak tempat, dapat banyak tekanan dari ibunya, sampai terdesak cicilan KPR. Hal itu pun membuatnya berpikir keras, apa sudah saatnya membuka usaha?

​Saat lagi terpuruk, Katia pun dapat ide bisnis cemerlang setelah ibunya yang mau pensiun terpaksa memberhentikan asisten rumah tangganya, Bi Minah (Tike Priatnakusumah). Katia berpikir, bagaimana kalau jadi penyalur asisten rumah tangga (ART) saja?

​Tapi menjadi penyalur ART ternyata penuh drama, termasuk drama romantika dengan klien artisnya, Kafka (Afgangsyah Reza). Drama ART yang tak ada habisnya pun membuat Katia menghadapi dilema. Apakah lebih baik jadi PNS sesuai harapan ibunya, atau mempertahankan para ART yang sudah jadi keluarga baru baginya?

​Dalam official trailer yang dirilis, konflik ibu dan anak tentang mencari nafkah terasa sangat emosional. Sementara bercandaan yang muncul sepanjang trailer juga sudah bikin pecah.

​"Bagi Starvision, film Agensi Rumah Tangga adalah potret apa yang sedang terjadi dengan situasi banyak orang saat ini, ketika mencari kerja begitu sulit, dan banyak karyawan yang terkena PHK. Diceritakan dengan drama komedi yang menghibur, dengan jajaran ansambel pemain yang meriah, sehingga karya ini menjadi proyek yang memecahkan rekor menggabungkan banyak komika perempuan di perfilman Indonesia," ujar produser Chand Parwez Servia.

​Sebagai sutradara yang dikenal punya banyak sirkel pertemanan, Naya pun kembali memboyong para sahabatnya untuk bermain di film ini. Agensi Rumah Tangga dibintangi oleh Enzy Storia, Afgangsyah Reza, Fita Anggriani, Ardit Erwandha, Yunita Siregar, Unique Priscilla, Tike Priatnakusumah, Nada Novia, Dea Panendra, Astrid Juwita, Nury Zhafira, Farrell Rafisqy, Khalif Al Juna, Sheila Dara, Hesti Purwadinata, Lulu Tobing, Febby Rastanty, Dayu Wijanto, Nazira C Noer, Freya Mikhayla, Azamy Syauqi, Niky Putra, Mario Caesar, Kev, Oline Mendeng, Yono Bakrie, Marchella FP, Rendha Rais, Reza Chandika, Arvino Ramadhan, Oki DM, Anyun Cadel, Elia Margaretha, Yudha Brajamusti, McDanny, Shela Lala, Vadie Akbar, Dian Iyoy. Sementara itu, jajaran komika perempuan terbanyak hadir di film ini, mereka di antaranya adalah Ummi Quary, Musdalifah Basri, Neneng Wulandari, Boah Sartika, Priska Baru Segu, Nury Zhafira, dan Mega Salsabila.

​"Film Agensi Rumah Tangga menjadi proyek yang sangat menyenangkan dan hangat. Dari proses persiapan sampai akhir syuting. Proses ini juga menjadi rezeki bagi saya, bisa berkarya dengan orang-orang hebat yang selalu bekerja dengan sepenuh hati," ujar sutradara Naya Anindita.

​Di film ini, untuk pertama kalinya Enzy Storia menjadi pemeran utama untuk film yang disutradarai Naya Anindita. "Syutingnya sehat banget, bukan karena isinya teman-temannya Naya, tapi semua kru juga happy. Ini jadi project pertemanan yang seru dan sangat menyenangkan," kata Enzy Storia.

​Di film ini, Afgan tak hanya menjadi pemeran. Namun juga mengisi OST lewat lagu barunya berjudul Langit Merah Muda, yang menggambarkan POV dan perasaan Kafka, tokoh utama yang diperankan oleh Afgan.

​"Rasanya Agensi Rumah Tangga jadi bentuk karya yang bisa menjadi legacy dari sebuah pertemanan. Di film ini, aku berperan bareng Enzy dan terlibat love interest dengan cerita yang mendalam, disutradarai oleh Naya. Kami berteman sudah sangat lama dan saling support satu sama lain, dan ini jadi bentuk support proyek teman yang paling maksimal dari aku," kata Afgan.

​Menuju tayangnya film Agensi Rumah Tangga pada 10 September 2026 di bioskop, OST lagu Langit Merah Muda akan dirilis terlebih dulu pada 27 Agustus 2026 di seluruh platform streaming digital.

​Dengan dukungan ansambel pemeran yang menarik dan lucu, film Agensi Rumah Tangga siap mengocok perut penonton dengan humor yang tidak terduga dan cerita drama yang menyentuh.

​Ikuti perkembangan terbaru film Agensi Rumah Tangga melalui Instagram @FilmAgensiRumahTangga, @Starvisionplus, @LegacyPictures, @VorteraStudios, @Navvaros.entertainment dan TikTok @StarvisionOfficial.

Sinopsis

​Katia yang di-PHK perlu pekerjaan baru untuk membayar KPR, hingga memutuskan menjadi penyalur asisten rumah tangga (ART). Berbagai drama yang penuh romantika membuatnya bimbang antara mencari pekerjaan baru sesuai harapan ibunya, atau mempertahankan para ART yang sudah jadi keluarga baru baginya.

Pemain dan Tim Produksi

  • ​Enzy Storia — Katia Amaranto
  • ​Afgansyah Reza — Kafka
  • ​Fita Anggriani — Sashi
  • ​Ardit Erwandha — Banu
  • ​Yunita Siregar — Mila
  • ​Unique Priscilla — Titin
  • ​Tike Priatnakusumah — Bi Minah
  • ​Nada Novia — Nisa
  • ​Ummi Quary — Siti
  • ​Musdalifah Basri — Asih
  • ​Neneng Wulandari — Marsih
  • ​Dea Panendra — Dini
  • ​Boah Sartika — Denok
  • ​Priska Baru Segu — Rina
  • ​Astrid Juwita — Ratih
  • ​Nury Zhafira — Fitri
  • ​Mega Salsabila — Ica
  • ​Farrell Rafisqy — Kenzi
  • ​Khalif Al Juna — Kenzo
  • ​Sheila Dara — Viona
  • ​Hesti Purwadinata — Tessa Effendi
  • ​Lulu Tobing — Danila
  • ​Febby Rastanty — Quina
  • ​Dayu Wijanto — Miranti
  • ​Nazira C. Noer — Ira
  • ​Freya Mikhayla — Aurora
  • ​Azamy Syauqi — Dio
  • ​Niky Putra — Petugas CPNS 1
  • ​Mario Caesar — Peserta Ujian CPNS 1
  • ​Kev — Peserta Ujian CPNS 2
  • ​Oline Mendeng — Hani
  • ​Yono Bakrie — Yono Sayur
  • ​Marchella FP — Cecel Pegawai TV
  • ​Rendha Rais — Widya
  • ​Reza Chandika — Candra Chandika
  • ​Arvino Ramadhan — Petugas CPNS 2
  • ​Oki DM — Wanto Furniture
  • ​Anyun Cadel — Toha
  • ​Elia Margaretha — Wanita Bertubuh Besar
  • ​Yudha Brajamusti — Dukun
  • ​McDanny — Pembeli Mobil Katia
  • ​Shela Lala — Mbak Lala
  • ​Vadie Akbar — Reza
  • ​Dian Iyoy — Bapak Main Gaple

Produksi

  • ​Starvision
  • ​Legacy Pictures
  • ​Vortera Studios
  • ​Navvaros
Produser:
​Chand Parwez Servia
​Riza
Reza Servia
Mithu Nisar

​Sutradara: Naya Anindita

​Produser Eksekutif:
​Amrit Dido Servia
​Raza Servia
​Futih Aljihadi
​Lisbeth Simarmata
​Muhammad Noviar Rahman
Nazira C Noer
Trivet Sembel

​Produser Lini: Rini Atmodjo

Penulis Skenario:
Upi
Ayu Anggraini Putri

Dari Novel Best Seller: Almira Bastari
Penata Artistik: Jacobus Dimas
Penata Kamera: Robert Cauble
​Penyunting Gambar: Ahmad Yuniardi
​Penata Suara: Aditya Trisnawan
​Perekam Suara: Waim Ahmad Fahreizi
Penata Musik: Hariopati Rinanto
Penata Warna & VFX: Super 8MM Studio
​Penata Grafis: Mataque Studio
​Penata Rias: Amalia Cantiqa
Penata Busana: Aldie Harra
Penata Peran:
Arief Havidz
Abie Prabu
Perancang Poster: Alvin Hariz
​OST:
​Langit Merah Muda — Afgan
Tak Ada Rencana (Kujatuh Cinta) — Afgan
​Jatuh, Bangkit Kembali! — HIVI!
​Kita Bikin Romantis — MALIQ & D'Essentials

​Tentang Starvision

​Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton Indonesia.

​Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.

​Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede, Sekawan Limo, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna—meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun kolaborator di industri perfilman Indonesia.

​Tentang Legacy Pictures

​PT LEGACY FILM berdiri sejak tahun 2011 dan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Perfilman dan Perekaman Video.

​Pada Tahun 2011-2017 PT LEGACY FILM memproduksi film dan mulai tahun 2018, Legacy aktif melakukan investasi film. "PENGABDI SETAN", "AGAK LAEN", "PETUALANGAN SHERINA 2" dan "THE ARCHITECTURE OF LOVE (TAOL)" merupakan beberapa film box office dari LEGACY.

​Tentang Vortera Studios

​Vortera Studios adalah sebuah perusahaan film asal Indonesia yang aktif berkolaborasi dalam berbagai proyek film layar lebar nasional. Sebagai studio film baru di industri perfilman tanah air, Vortera Studios gencar menjalin kemitraan strategis dengan rumah produksi besar mapan seperti Rapi Films, Starvision, dan Screenplay Films.

​Tentang Navvaros

​Navvaros Entertainment adalah perusahaan pemasaran, investasi, dan pengembangan film di Indonesia. Didukung jaringan new media terbesar di Indonesia (30+ inventory media, 80 juta+ followers), Navvaros mendanai dan mengembangkan film Indonesia sekaligus membawa kekuatan amplifikasi media.

Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Buku Best Seller Habib Jafar ke Layar Lebar: Seni Merayu Tuhan, Film yang Menyajikan Perjalanan Mencari Makna Hidup dan Jati Diri

Film Seni Merayu Tuhan tayang mulai 13 Agustus 2026 di bioskop

Jakarta, 4 Agustus 2026 — Wahana Kreator Nusantara mempersembahkan film drama coming of age terbaru berjudul Seni Merayu Tuhan, yang diadaptasi dari buku best seller karya Habib Jafar, dan akan tayang di bioskop mulai 13 Agustus 2026. Mengikuti perjalanan Hikmah (Ari Irham), anak muda yang ditinggal mati ibunya, dan kehilangan arah hidup.

​Film ini memberikan perasaan hangat dengan sajian yang mengharukan sekaligus dekat. Di tengah hidup yang serba sibuk dan mengejar duniawi, terkadang kita lupa dengan orang-orang sekitar, hingga waktu mengambil hal yang paling berharga. Itulah yang menjadi perjalanan Hikmah saat ia hilang arah, ingin berubah menjadi lebih baik dengan cara instan, justru membuatnya malah makin jauh dari tujuan.

​Melalui Hikmah, kita kembali diingatkan bahwa perubahan dalam hidup tak perlu terburu-buru, namun dengan cara perlahan dan kelembutan, kita bisa memaknai setiap makna dari peristiwa yang kita alami.

​Disutradarai oleh Cesa David, yang menjadi debut penyutradaraannya, film Seni Merayu Tuhan menawarkan drama coming of age dengan sentuhan sudut pandang yang berbeda. Kisah Hikmah, 'pemuda tersesat' di film ini seakan menjadi refleksi untuk yang menontonnya, alih-alih menghakimi. Film ini juga mengajak penontonnya untuk bertumbuh, seiring perjalanan kedewasaan yang dialami Hikmah.

​"Bagi saya, film ini menjadi ruang kontemplasi. Kisah di film ini adalah bagaimana kita juga bisa mencintai sesama, dan menjadi orang baik untuk semuanya, semangat itu yang ingin saya hadirkan lewat filmnya," ujar sutradara Cesa David.

​Sementara itu, bagi Habib Jafar, film Seni Merayu Tuhan diharapkan juga menjadi karya yang bisa membawa penontonnya bisa berefleksi. Makna Seni Merayu Tuhan, disebutkan Habib Jafar sebagai sebuah filosofi mengajak Tuhan turut hadir dalam setiap langkah hidup menuju manusia yang lebih baik.

​"Saya berharap, setelah penonton menonton film ini bisa merenungkan dirinya secara utuh, sebagai manusia, hamba Tuhan, sebagai anak, sebagai orangtua, dan sebagai dirinya sendiri. Saya berharap, detik itu akan menjadi detik paling kencang sebagai Seni Merayu Tuhan," ujar Habib Jafar.

​Salah satu adegan yang membuat Habib Jafar terharu adalah saat karakter Hikmah mengabaikan ibunya, yang diperankan Rieke Diah Pitaloka. Menurut Habib Jafar, bagian itu juga cukup dekat dengan dirinya. Ketika kecil, banyak dari kita yang merasa ingin selalu hadir untuk orangtua, namun dalam kenyataan hidup tidak semudah itu.

​Ari Irham, yang memerankan Hikmah, mengungkapkan bahwa di film ini juga berbicara dari dekat. Termasuk relasi antara anak dan orangtua. "Mungkin kita sering terlalu fokus sama hal yang ada di pikiran kita. Kita mau ngapain, harus ngapain, dan karena kita terlalu fokus dengan apa yang kita inginkan, seringnya melupakan orang-orang di sekitar kita, melupakan orangtua. Bagiku itu sangat relate," ujar Ari Irham.

Seni Merayu Tuhan dibintangi oleh Ari Irham, Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, Teuku Ryzki, Habib Jafar, Arie Kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, dan Alfie Alfianfy. Film ini diproduseri oleh Salman Aristo dan Sigit Pratama, dengan produser eksekutif Gina S. Noer dan Orchida Ramadhania.

​Selain menjadi produser eksekutif, Gina juga turut menulis naskah film ini bersama Rino Sarjono dan Salman Aristo. Menurut Gina, dalam proses menulis film ini juga menjadi ruang reflektif secara personal.

​"Saat menulis naskah untuk film ini, juga turut menjadi perjalanan saya melihat duka ketika ayah saya meninggal. Proses menulisnya menjadi refleksi baru, tentang kehilangan dan ketuhanan. Ketika berproses, saya merasakan kesejukan yang berbeda dibanding dengan menulis skenario lainnya," ungkap produser eksekutif dan penulis skenario Gina S. Noer.

Seni Merayu Tuhan diproduksi oleh Wahana Kreator yang bekerja sama dengan PK Films, Emtek Media, Starvision, Magma Entertainment, Virtuelines Entertainment, dan Suraya Filem.

​"Film Seni Merayu Tuhan juga menandai ketiga kalinya PK Films bekerja sama dengan Wahana Kreator Nusantara. Di film ini, PK Films turut mendukung dengan integrasi ekosistem melalui serangkaian aktivasi promosi strategis. Termasuk membawa Seni Merayu Tuhan di panggung festival musik The Sounds Project pada 8 Agustus 2026, bersama para musisi yang mengisi OST film ini, Adhitia Sofyan dan Biru Baru. Tak hanya itu, kami juga membawa Habib Jafar untuk take over siaran di Prambors," ujar produser eksekutif dari PK Films Peter Harjani.

​Tonton film Seni Merayu Tuhan di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. Ikuti informasi terbaru melalui akun media sosial resmi di Instagram @wahana.kreator dan @filmsenimerayutuhan.

Tentang Wahana Kreator

​Wahana Kreator adalah perusahaan berbasis riset dan pengembangan cerita yang menghasilkan pencipta dan konten berkualitas tinggi. Unit usaha kami terdiri dari Wahana Edukasi (d/h PlotPoint Kreatif) yang memiliki fokus pada pengembangan pendidikan untuk regenerasi kreator konten Indonesia, Wahana Penulis yang meneliti kebutuhan dan mengembangkan cerita menarik tepat sasaran khalayak, serta Wahana Dimensi yang menghadirkan tim produksi terampil dan profesional untuk mengembangkan cerita menjadi konten audio visual.

​Pada tahun 2019, film DUA GARIS BIRU berhasil meraih 2,5++ juta penonton serta masuk ke dalam jajaran nominasi FFI 2019. Pada tahun 2023, Wahana Kreator merilis Like & Share yang meraih 3 penghargaan dalam FFI 2023. Wahana Kreator juga merilis film Agen +62 yang tayang di bioskop tahun 2025 dan telah tayang di Netflix.

​Selain berkolaborasi dalam produksi audio visual, kami juga terlibat dalam produksi drama audio/podcast seperti Horor Pendek dan Kisah Horor The Sacred Riana. Informasi lengkap mengenai Wahana Kreator bisa disimak pada situs kami: wahanakreator.com.

Senin, 03 Agustus 2026

Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami

Jakarta, 3 Agustus 2026 – Rumah produksi Sumargo Films berkolaborasi dengan LYTO Pictures secara resmi merilis official trailer dan official poster untuk film drama layar lebar terbaru mereka, Baby Udon. Peluncuran trailer dan poster film perdana dari Sumargo Films ini digelar dalam acara Press Conference di Senayan City XXI, Jakarta.

​Bukan sekadar drama fiksi, Baby Udon diangkat langsung dari fenomena kisah nyata yang pernah menyentuh hati jutaan warganet di media sosial. Film ini menghidupkan kembali perjalanan emosional content creator Fanny Kondoh dan mendiang suaminya asal Jepang, Hajime Kondoh.

​Publik mengenal mereka lewat perjuangan panjang yang tak kenal lelah demi memiliki buah hati melalui proses In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung. Namun, di tengah asa dan penantian tersebut, ujian besar datang menghampiri: Hajime didiagnosis mengidap kanker hingga akhirnya tutup usia. Keteguhan cinta Fanny yang membesarkan buah hati mereka, yang dijuluki Baby Udon, menjadi simbol harapan bagi banyak pasangan di Indonesia.

​Kisah cinta lintas negara yang menyayat hati ini diabadikan secara indah ke layar lebar oleh sutradara Fajar Bustomi. Karakter Fanny Kondoh diperankan dengan sangat emosional oleh Caitlin Halderman, sementara sosok Hajime Kondoh dihidupkan oleh Denny Sumargo.

​Lewat official trailer yang diputar perdana, penonton disuguhkan ketimpangan perasaan yang intens: dari kehangatan perjuangan berdua mendapatkan momongan, hingga runtuhnya dunia Fanny saat sang suami harus melawan penyakit kritis. Chemistry apik dan akting mendalam dari Caitlin Halderman serta Denny Sumargo terbukti sukses membuat seisi bioskop terharu.

​Acara peluncuran ini berlangsung megah dengan kehadiran jajaran pembuat film (filmmakers) dan pemeran utama. Hadir di antaranya Produser Eksekutif Andi Suryanto; jajaran Produser Marcella Daryani, Olivia Sumargo, dan Denny Sumargo; Sutradara Fajar Bustomi; Penulis Skenario Oka Aurora; serta para pemain seperti Vonny Anggraini (Retno), Naufal Samudra (Tony), Ayya Renita (Susi), Putri Ayudya (dr. Shinta), Royhan Hidayat (Teddy), Miyu Okazaki (Yumiko), dan Hiroaki Kato (Hiro).

​Momen paling mengharukan terjadi saat sosok nyata di balik cerita ini, Fanny Kondoh, hadir secara langsung di atas panggung bersama sang buah hati, KazKaz, untuk menyapa awak media. Di depan poster yang terinspirasi dari foto asli Fanny bersama dengan foto almarhum Hajime saat kelahiran Kazkaz, Fanny mengaku sangat tersentuh saat menyaksikan langsung penggalan hidupnya diproyeksikan ke layar lebar.

​"Awalnya aku kira aku bisa kuat ketika datang ke lokasi syuting, tapi setelah melihat Caitlin dan Densu memerankan ceritaku dan suamiku, aku tidak bisa tahan tangis. Aku melihat sosok suamiku di Densu," tutur Fanny Kondoh dengan suara bergetar.

​Denny Sumargo, yang juga memproduseri film ini di bawah naungan Sumargo Films, merasa memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menyampaikan pesan cerita ini ke masyarakat luas. "Dari awal saya mendengar kisah Fanny, saya tahu kisah ini penting untuk diketahui banyak orang. Saya merasa sangat terhormat bisa memerankan sosok Hajime yang saya kagumi," tegas Denny Sumargo.

​Siapkan tisu dan sambut kisah perjuangan cinta, harapan, serta keteguhan hati yang menginspirasi dalam film Baby Udon, yang siap tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.

​Untuk informasi lebih lanjut, pembaruan terkini, dan materi eksklusif di balik layar, silakan kunjungi akun media sosial resmi kami di Instagram: @filmbabyudon, @lytopictures, dan @sumargofilm.

Minggu, 02 Agustus 2026

Born Star Indonesia – Korea Cetak Talenta Muda & Siap Debut Global Lewat Kolaborasi Bersama Idol K-Pop Gunwoo & Henny


Jakarta, 2 Agustus 2026 – Dunia hiburan Asia semakin terbuka lebar bagi talenta muda Indonesia. Kehadiran Born Star Indonesia—cabang resmi dan terafiliasi langsung dengan akademi pelatihan seni terkemuka yang berpusat di Gangnam, Seoul—membawa angin segar bagi generasi muda yang bercita-cita berkarir secara profesional di panggung global.

Didirikan di Indonesia pada tahun 2023 oleh Sabrina Irene selaku Founder sekaligus President Director, Born Star Indonesia dirancang sebagai jembatan langsung bagi anak-anak muda berbakat tanah air untuk menembus kerasnya industri hiburan Internasional, khususnya ranah K-Pop, akting, dan seni pertunjukan.

Sejarah dan Kepercayaan Global

Sebagai bagian dari jaringan global Born Star Korea yang telah berdiri sejak tahun 2008, lembaga ini telah lama dikenal sebagai kawah candradimuka para bintang Internasional. Beroperasi di empat negara di dunia, Born Star telah sukses melahirkan banyak nama besar di industri hiburan Korea Selatan. Beberapa alumni ternama di antaranya adalah Sojin Girl’s Day, Jinsoul eks LOONA, Kim Sohye I.O.I, Solar MAMOO, Zayyan XODIAC, hingga Karina aespa. Sementara dari cabang New York, Born Star sukses mendebutkan Dita Karang bersama grup Secret Number.

Dengan kurikulum yang terhubung langsung ke pusat di Seoul dan diterapkan dengan standar kualitas yang sama persis, Born Star Indonesia membuka akses eksklusif bagi murid-murid berbakat untuk dikirim ke Korea Selatan mengikuti program pelatihan lanjutan serta mengikuti audisi di agensi-agensi raksasa Top 10 Korea seperti HYBE, YG Entertainment, JYP Entertainment, dan FNC Entertainment.

Fokus Utama: Kekuatan Mental dan Disiplin Industri K-Pop

Selain kemampuan teknis seperti bernyanyi, menari, dan berakting, Bornstar Indonesia menerapkan sistem pelatihan yang sangat disiplin guna membentuk ketahanan mental siswa. Sabrina Irene, yang juga berlatar belakang sebagai lulusan Psikologi, menegaskan bahwa persiapan mental menjadi pilar utama dalam menghadapi ketatnya persaingan global.


“Kami berusaha memberikan pemahaman langsung tentang kerasnya persaingan di industri ini. Di Korea sistemnya sangat disiplin. Ada trainee yang hanya bertahan beberapa bulan karena tidak kuat. Karena itu, kami menekankan pentingnya persiapan mental agar siswa tidak mudah menyerah dalam proses latihan,” — Sabrina Irene (Founder & President Director Bornstar Indonesia)

Dalam sesi motivasi dan edukasi, para peserta juga diajak memahami bagaimana Korea Selatan mampu bertransformasi menjadi pusat industri hiburan dunia. Meskipun tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, Korea Selatan memaksimalkan kualitas sumber daya manusianya melalui pendidikan, kreativitas, dan investasi talenta yang melahirkan fenomena global K-Pop

Coaching Clinic & Exclusive Dinner Bersama Idol K-Pop

Sebagai wujud komitmen nyata dalam mencetak bibit unggul, Born Star Indonesia sukses menggelar acara akbar bertajuk Coaching Clinic & Exclusive Dinner with K-Pop Idol di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, pada 1-2 Agustus 2026. Acara ini menghadirkan bintang tamu spesial asal Korea Selatan: Gunwoo (eks anggota grup TFN) dan penyanyi berbakat Henny dari ROOT Entertainment.


Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pelatihan intensif mengenai teknik vokal profesional, koreografi panggung, tata krama publik, hingga kesiapan mental menghadapi sorotan media dan kritik publik.

“Aku melihat passion mereka. Sistem K-Pop memang tidak mudah dan tidak semua bisa debut. Tapi semua bisa terjadi asal tidak putus asa dan terus berlatih. Attitude adalah hal paling penting, dan aku melihat para peserta memilikinya. Agensi Korea lebih sangat menyukai trainee yang memahami dasar-dasar industri hiburan dengan baik.” — Henny (Penyanyi / Mentor ROOT Entertainment)

“Mereka sudah tahu banyak tentang budaya Korea, K-Pop, dan K-drama. Attitude mereka juga sangat baik dan bersemangat tinggi. Aku percaya mereka bisa menjadi besar suatu hari nanti dan berharap bisa kembali lagi ke Indonesia pada kesempatan berikutnya.” — Gunwoo (Penyanyi asal Korea Selatan)


Kisah Inspiratif Peserta: Menuju Entertainer Multitalenta

Acara ini diikuti oleh puluhan peserta antusias yang memiliki impian besar di dunia hiburan. Salah satu peserta unggulan yang mencuri perhatian adalah Abe Moore (16), seorang aktor dan model cilik berbakat asal Bogor, Jawa Barat, berdarah campuran Indonesia–Amerika Serikat. Berbekal pengalaman di dunia seni peran lewat berbagai judul film dan sinetron, Abe Moore bergabung dengan Born Star Indonesia untuk mengasah kemampuannya secara menyeluruh.


Abe Moore Berkomitmen Menjadi Entertainer Multitalenta

Melalui pelatihan di Born Star Indonesia, Abe Moore bercita-cita menguasai berbagai bidang seni sekaligus—mulai dari vokal, tarian modern gaya K-Pop, hingga seni peran—untuk mempersiapkan diri menembus standar kompetisi hiburan global.

Puncak Acara: Spektakuler dan Penuh Inspirasi

Kemeriahan acara mencapai puncaknya di sesi penutupan, di mana panggung Grand Sahid Jaya Hotel bergemuruh oleh sorak-sorai dan tepuk tangan penonton. Acara dibuka dengan perpaduan budaya lewat penampilan Tari Betawi, dilanjutkan dengan unjuk kebolehan para murid Born Star Indonesia yang membawakan tarian dan vokal bertenaga.


Suasana semakin panas ketika Henny tampil memukau dengan vokal merdu serta tarian lincah yang menghentak panggung. Tak mau kalah, Gunwoo membawakan single andalannya dengan energi penuh, memancarkan aura optimisme bagi seluruh hadirin.

Sebagai penutup yang paling dinanti, Gunwoo dan Henny tampil berkolaborasi dalam satu panggung, membawakan nomor bernada rancak. Kedua bintang K-Pop tersebut kemudian mengajak para murid Born Star Indonesia naik ke atas panggung untuk tampil bersama dan mempraktikkan langsung hasil gemblengan coaching clinic yang telah mereka pelajari.


Melalui rangkaian program intensif ini, Born Star Indonesia membuktikan posisinya bukan sekadar tempat kursus biasa, melainkan wadah dan jalur nyata bagi talenta muda Indonesia untuk melangkah dengan percaya diri, membawa karakter kuat, dan bersinar di panggung hiburan nasional maupun internasional.

Tentang Born Star Indonesia

Born Star Indonesia adalah akademi dan sekolah pertunjukan informal di Indonesia yang terhubung dengan Born Star Training Center Korea. Lembaga ini berfokus mengembangkan potensi anak-anak dan remaja di bidang vokal, tari (dance), dan akting untuk siap bersaing di kancah nasional maupun Internasional.

Sabtu, 01 Agustus 2026

Aston Villa Puji Kualitas Rumput Stadion Utama GBK, Unai Emery Sebut Setara Standar Premier League

[Rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta] 

Jakarta – Sabtu, 1 Agustus 2026 – Persiapan Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026 mendapat sambutan positif dari tim Aston Villa. Setelah menjalani official training di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, jajaran pelatih dan pemain memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas lapangan yang akan menjadi venue pertandingan melawan Indonesia All Stars.

Head Coach Aston Villa, Unai Emery, mengungkapkan kepuasannya terhadap kondisi rumput Stadion Utama GBK yang dinilai berada dalam kondisi sangat baik dan memenuhi ekspektasi sebuah klub yang berkompetisi di Premier League.

"Lapangannya sangat bagus. Kondisi rumputnya berkualitas tinggi dan sesuai dengan standar yang kami harapkan untuk mempersiapkan pertandingan. Kami sangat senang bisa bermain di stadion dengan kualitas lapangan seperti ini."

​Pujian tersebut turut diamini oleh staf kepelatihan Aston Villa yang menilai kualitas permukaan lapangan memungkinkan para pemain menjalankan sesi latihan dengan intensitas tinggi secara optimal. Kondisi rumput yang rata, padat, serta terawat dengan baik dinilai sangat mendukung permainan cepat dan teknik yang menjadi ciri khas sepak bola modern.

[Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta]

​Apresiasi dari salah satu klub elite Premier League tersebut menjadi pengakuan atas kualitas fasilitas olahraga Indonesia, khususnya Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang selama ini menjadi venue berbagai ajang olahraga internasional.

Head of Marketing Communications Sound Rhythm, Ahmad Satrio, menyambut positif apresiasi yang diberikan Aston Villa terhadap kondisi lapangan GBK.

"Kami bangga mendengar apresiasi langsung dari Coach Unai Emery dan tim Aston Villa. Hal ini menunjukkan bahwa Stadion Utama Gelora Bung Karno memiliki fasilitas yang mampu memenuhi ekspektasi klub sepak bola kelas dunia. Kami berharap pengalaman positif ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi penyelenggaraan pertandingan dan event olahraga internasional."

Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026 merupakan bagian dari rangkaian tur pramusim Aston Villa di Asia sekaligus menjadi momentum bersejarah bagi para penggemar sepak bola Tanah Air untuk menyaksikan secara langsung juara UEFA Europa League 2025/2026 beraksi di Jakarta, dipromotori oleh Sound Rhythm.

​Pertandingan Aston Villa melawan Indonesia All Stars akan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan menjadi salah satu agenda olahraga internasional terbesar yang digelar di Indonesia tahun ini. Kehadiran Aston Villa tidak hanya menghadirkan pertandingan berkualitas dunia, tetapi juga mempererat hubungan sepak bola antara Indonesia dan Inggris melalui berbagai aktivitas penggemar, sesi latihan terbuka, serta program interaksi dengan komunitas sepak bola nasional. Informasi mengenai rangkaian kegiatan tim di Jakarta juga telah dipublikasikan melalui kanal resmi Aston Villa.

INFORMASI PERTANDINGAN DAN TIKET

​Laga Aston Villa melawan Indonesia All Stars akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 19.00 WIB. Tiket pertandingan dijual mulai dari Rp350.000 hingga Rp2.250.000, belum termasuk pajak, biaya platform, dan biaya administrasi.

​Penjualan tiket berlangsung secara eksklusif melalui kanal resmi AstonVillaJKT.com. Selain laga utama, rangkaian kedatangan Aston Villa di Jakarta juga akan diisi berbagai kegiatan bagi penggemar, mulai dari sesi latihan terbuka, meet and greet, hingga program pengembangan sepak bola, dan kegiatan komunitas. TENTANG ASTON

VILLA FOOTBALL CLUB

​Didirikan pada tahun 1874, Aston Villa Football Club merupakan salah satu klub sepak bola tertua dan tersukses di Inggris. Berbasis di Birmingham, Inggris, Aston Villa adalah salah satu pendiri Football League dan termasuk sedikit klub Inggris yang pernah menjuarai European Cup. Saat ini Aston Villa berkompetisi di Liga Primer Inggris dan memasuki musim 2026/27 sebagai juara bertahan UEFA Europa League sekaligus peserta UEFA Champions League.

TENTANG SOUND RHYTHM

Sound Rhythm – The Outsiders. We Are Not Followers.

​Didirikan pada tahun 2002, DNA Sound Rhythm sesungguhnya telah terbentuk sejak awal 1990-an ketika para pendirinya terlibat dalam penyelenggaraan berbagai konser internasional seperti Air Supply (1994), Phil Collins (1995), Alanis Morissette (1996), Mr. BIG (1996), hingga Jakarta Alternative Festival 1997 yang menghadirkan Foo Fighters, Sonic Youth, dan Beastie Boys.

​Berbagai artis internasional yang pernah ditangani oleh Sound Rhythm antara lain Calvin Harris, Suede, 2PM, David Foster & Friends, David Guetta, I AM HARDWELL, ASOT – Armin van Buuren, Blur, Creed, Phoenix, Jennifer Lopez, OneRepublic, Chicago, Katy Perry, One Direction, The Vamps, Celine Dion, Ed Sheeran, LAUV, Shawn Mendes, The 1975, Justin Bieber, Westlife, Fujii Kaze, One OK Rock, Niall Horan, HYDE, Hatsune Miku, dan ATEEZ.

​​Sejak tahun 2025, Sound Rhythm berkomitmen untuk memperluas cakupan bisnisnya tidak hanya sebagai promotor konser, tetapi juga sebagai promotor acara olahraga dan hiburan keluarga.

Sound Rhythm merupakan Tour Promotor Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026.

​Selama lebih dari dua dekade, Sound Rhythm telah sukses mempromosikan dan memproduksi berbagai acara internasional berskala besar yang menghadirkan artis dan merek ternama dunia, sekaligus menghubungkan jutaan penggemar Indonesia dengan pengalaman hiburan kelas dunia. Melalui inovasi, kreativitas, dan komitmen terhadap kualitas, Sound Rhythm terus mengembangkan portofolionya di sektor musik, olahraga, gaya hidup, dan hiburan keluarga.

​Dengan filosofi menghadirkan pengalaman luar biasa, Sound Rhythm berkomitmen untuk terus membawa berbagai acara internasional bergengsi ke Indonesia sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri hiburan dan olahraga nasional.

​Untuk informasi lebih lanjut mengenai Sound Rhythm, silakan kunjungi:

Website: www.SoundRhythm.id Instagram & X: @SoundRhythm

Aston Villa vs Indonesia All Stars: Sejarah Tercipta di Gelora Bung Karno Sabtu Ini

Aston Villa bakal menjalani pertandingan sarat makna menghadapi Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Duel pesahabatan ini menjadi kunjungan pertama The Villans ke Indonesia.

  • ​Unai Emery amat antusias menyongsong pertandingan Indonesia All Stars yang menjadi kesempatan kedua buatnya datang ke Indonesia.
  • ​Bek Aston Villa, Tyrone Mings terkesan dengan sambutan para fans Aston Villa di Indonesia.
  • ​Kurniawan Dwi Yulianto akan memberikan menit bermain yang sama buat seluruh pemain Indonesia All Stars.

​JAKARTA, 01 Agustus 2026 – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, bakal menjadi bagian dari sejarah. Klub elite asal Inggris, Aston Villa, akan bertanding di stadion ini melawan Indonesia All Stars pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dengan kick-off pukul 19.00 WIB. Ini merupakan kunjungan pertama The Villans ke Indonesia.

​Ajang bertajuk Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026 yang dipromotori oleh Sound Rhythm ini dipastikan menjadi panggung perang bintang yang sangat sayang untuk dilewatkan oleh para penggemar sepak bola di seantero Tanah Air.

​Laga persahabatan melawan Indonesia All Stars ini menjadi bagian dari persiapan memanaskan mesin menyongsong musim baru Premier League Inggris, sekaligus menghadapi laga prestisius Piala Super Eropa melawan Paris Saint-Germain (PSG).

​Tim asuhan Unai Emery telah tiba di Jakarta pada Kamis (30/7/2026) malam WIB. Aston Villa yang berstatus sebagai juara UEFA Europa League 2025/2026, memboyong kekuatan penuh sebanyak 30 pemain.

​Meski minus bintang Timnas Inggris, Ollie Watkins dan Ezri Konsa, serta kiper Argentina, Emiliano Martínez, yang masih mendapatkan jatah libur tambahan usai membela negara masing-masing di Piala Dunia 2026, The Villans tetap membawa skuad terbaiknya.

Unai Emery juga mengikutsertakan penyerang sayap baru mereka, Alejandro Garnacho, yang baru digaet dari Chelsea dengan status pinjaman. Wonderkid kelahiran 1 Juli 2004 tersebut kini bersiap menjalani debutnya bersama Aston Villa di Jakarta!

​Skuad Aston Villa pun telah menjajal kondisi lapangan SUGBK pada Jumat, 31 Juli 2026 siang. Mereka menyatakan kesiapan penuh untuk melayani perlawanan Indonesia All Stars.

​"Indonesia jadi negara yang fantastis, ini kali kedua kedatangan saya ke sini. Sebelumnya saya bersama Sevilla juga menjalani pertandingan persahabatan di sini pada 2014. Stadionnya sangat luar biasa. Negara yang masyarakatnya sangat mencintai sepak bola.

​Kami akan menghadapi sekumpulan pemain bintang Indonesia, semoga saja kami bisa menyajikan pertandingan yang menarik buat para suporter," ujar Unai Emery, pelatih Aston Villa, dalam konferensi pers jelang laga di hadapan jurnalis Indonesia.

​Bek andalan Aston Villa, Tyrone Mings, juga menegaskan komitmen timnya untuk bermain sungguh-sungguh demi menghibur penonton pada akhir pekan ini.

​"Terimakasih atas sambutannya yang sangat ramah. Tidak mudah bagi kami menjalani perjalanan panjang jauh dari negara kami. Hotelnya sangat nyaman, makanannya juga lezat. Kami telah berlatih di stadion, fasilitasnya sangat bagus. Kami berharap bisa menjalani pertandingan dengan baik, ini menjadi pengalaman yang menyenangkan," ujar pesepak bola kelahiran 13 Maret 1993 tersebut.

​"Pencapaian Aston Villa beberapa tahun terakhir sangat luar biasa. Bisa tampil di Liga Champions dan meraih gelar juara Europa League membanggakan, dan bisa datang ke Indonesia dan beberapa negara lain untuk menyapa fans sebuah pengalaman menarik. Akan tetapi pelatih mengingatkan, musim depan tantangan lebih berat dari musim sebelumnya, kami mencoba mempersiapkan semuanya secara serius di laga-laga pramusim," timpal Tyrone Mings.

Momen Spesial bagi Indonesia

​Duel persahabatan ini amat penting bagi sepak bola Indonesia. Kedatangan Aston Villa membuka gerbang kehadiran klub-klub elite dunia lainnya di masa datang. Sepak bola Indonesia sedang bergerak maju, talenta-talenta sepak bola Indonesia bisa merasakan atmosfer pertandingan dengan lawan berkualitas.

​Bakat mereka pun bisa dipertontonkan ke dunia luar, sehingga kesempatan buat melanglang buana berkarier ke luar negeri terbuka lebar.

​Oleh karena itu, Indonesia All Stars yang dilatih oleh sosok penyerang legendaris Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, menyongsong duel kontra Aston Villa dengan antusiasme yang tinggi.

​"Saya bangga dipercaya melatih Indonesia All Stars, semua pelatih jika mendapat tawaran ini pasti juga punya perasaan sama. Aston Villa bukan tim sembarangan. Kami berharap bisa bisa menjadi tuan rumah yang baik, memberi perlawanan dan pertandingan yang menghibur buat penonton yang hadir ke stadion," kata Kurniawan Dwi Yulianto.

​Si Kurus berjanji akan memberi kesempatan menit bermain yang sama kepada seluruh pemain Indonesia All Stars.

​"Pertandingan ini berharga buat para pemain. Saya ingin mereka menikmatinya, belajar banyak dari Aston Villa. Banyak pemain Indonesia All Stars pemain muda. Mereka masa depan Indonesia," kata Kurniawan.

​Ia juga menambahkan, "Pertandingan ini sangat berarti, kita akan disuguhkan aksi tim juara Europa League dan peringkat kelima Premier League. Kita semua bisa melihat langsung cara mereka bermain sehingga bisa sukses. Saya berharap para pemain muda memaksimalkan kesempatan ini untuk belajar yang banyak, sehingga kualitas permainan mereka meningkat di masa depan."

​Pertandingan melawan Aston Villa menjadi momen spesial bagi barisan pemain Indonesia All Stars yang berkekuatan 23 pemain, yang mengombinasikan deretan pemain muda potensial motor Timnas Indonesia level junior dengan deretan kompetisi domestik Tanah Air.

​"Pertandingan ini sangat spesial bagi saya, pertama kali bertanding di SUGBK, yang belum pernah saya rasakan sebelumnya di level klub Timnas Indonesia. Lawan yang kami hadapi Aston Villa klub besar Inggris," ucap Ezra.

​Ezra punya cerita unik berkaitan dengan dua pemain Aston Villa, yakni Tammy Abraham dan Ian Maatsen. Saat masih berada di Akademi Ajax di usia 13 tahun, ia sempat bertanding melawan Tammy dan Ian yang membela Akademi Chelsea.

Suporter Ayo Dukung Kami

​Deretan pemain Indonesia All Stars seperti Hokky Caraka, Reno Salampessy, Terens Puhiri (penyerang), Jordi Wehrmann, Ze Valente (gelandang), Brandon Scheunemann, Hasyim Kipuw (bek), dan Kartika Ajie (kiper) kini bersiap unjuk gigi menjalani pertandingan spesial dalam karier mereka.

​"Saya berharap suporter datang ke stadion berbondong-bondong ke stadion untuk menyaksikan pertandingan spesial ini. Nikmati, kami akan berupaya memberi perlawanan terbaik," kata Ezra.

​Tak hanya bertanding, kedatangan Aston Villa ke Jakarta juga diisi dengan berbagai kegiatan untuk memanjakan para penggemar. Termasuk memberikan kesempatan langka melihat langsung trofi juara Europa League lewat momen meet and greet yang akan jadi pengalaman tak terlupakan.

​Setelah menjalani agenda di Jakarta, Aston Villa akan melanjutkan tur Asia mereka dengan menghadapi BG Pathum United di Thailand pada 4 Agustus, sebelum bertolak ke Hong Kong untuk berhadapan dengan Bayern Munchen pada 7 Agustus 20226.

INFORMASI PERTANDINGAN DAN TIKET

Laga Aston Villa melawan Indonesia All Stars akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 19.00 WIB. Tiket pertandingan dijual mulai dari Rp350.000 hingga Rp2.250.000, belum termasuk pajak, biaya platform, dan biaya administrasi.

​Penjualan tiket berlangsung secara eksklusif melalui kanal resmi AstonVillaJKT.com. Selainlaga utama, rangkaian kedatangan Aston Villa di Jakarta juga akan diisi berbagai kegiatan bagi penggemar, mulai dari sesi latihan terbuka, meet and greet, hingga program pengembangansepak bola, dan kegiatan komunitas. TENTANG ASTON VILLA FOOTBALL CLUB

​Didirikan pada tahun 1874, Aston Villa Football Club merupakan salah satu klub sepak bola tertua dan tersukses di Inggris. Berbasis di Birmingham, Inggris, Aston Villa adalah salah satu pendiri Football League dan termasuk sedikit klub Inggris yang pernah menjuarai European Cup. Saat ini Aston Villa berkompetisi di Liga Primer Inggris dan memasuki musim 2026/27 sebagai juara bertahan UEFA Europa League sekaligus peserta UEFA Champions League.

TENTANG SOUND RHYTHM

Sound Rhythm – The Outsiders. We Are Not Followers.

​Didirikan pada tahun 2002, DNA Sound Rhythm sesungguhnya telah terbentuk sejak awal 1990-an ketika para pendirinya terlibat dalam penyelenggaraan berbagai konser internasional seperti Air Supply (1994), Phil Collins (1995), Alanis Morissette (1996), Mr. BIG (1996), hingga Jakarta Alternative Festival 1997 yang menghadirkan Foo Fighters, Sonic Youth, dan Beastie Boys.

​Berbagai artis internasional yang pernah ditangani oleh Sound Rhythm antara lain Calvin Harris, Suede, 2PM, David Foster & Friends, David Guetta, I AM HARDWELL, ASOT – Armin van Buuren, Blur, Creed, Phoenix, Jennifer Lopez, OneRepublic, Chicago, Katy Perry, One Direction, The Vamps, Celine Dion, Ed Sheeran, LAUV, Shawn Mendes, The 1975, Justin Bieber, Westlife, Fujii Kaze, One OK Rock, Niall Horan, HYDE, Hatsune Miku, dan ATEEZ.

​Sejak tahun 2025, Sound Rhythm berkomitmen untuk memperluas cakupan bisnisnya tidak hanya sebagai promotor konser, tetapi juga sebagai promotor acara olahraga dan hiburan keluarga.

Sound Rhythm merupakan Tour Promotor Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026.

​Selama lebih dari dua dekade, Sound Rhythm telah sukses mempromosikan dan memproduksi berbagai acara internasional berskala besar yang menghadirkan artis dan merek ternama dunia, sekaligus menghubungkan jutaan penggemar Indonesia dengan pengalaman hiburan kelas dunia. Melalui inovasi, kreativitas, dan komitmen terhadap kualitas, Sound Rhythm terus mengembangkan portofolionya di sektor musik, olahraga, gaya hidup, dan hiburan keluarga.

Dengan filosofi menghadirkan pengalaman luar biasa, Sound Rhythm berkomitmen untuk terus membawa berbagai acara internasional bergengsi ke Indonesia sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri hiburan dan olahraga nasional.

​Untuk informasi lebih lanjut mengenai Sound Rhythm, silakan kunjungi:

Website: www.SoundRhythm.id

Instagram & X: @SoundRhythm

Jumat, 31 Juli 2026

Trio GJLS Menobatkan Vokalis Barasuara sebagai "Kadiv Soundtrack 2026" Habis Sore, Apakah Akan Mengisi Soundtrack Film GJLS Terbaru?

Jakarta, 30 Juli 2026 — Ada-ada saja ulah trio komedi Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir. Pertemuan trio GJLS dengan vokalis sekaligus gitaris band rock kenamaan Barasuara, Iga Massardi, berujung pada pemberian "jabatan" yang tidak biasa. Trio GJLS secara resmi menobatkan Iga sebagai Kadiv Soundtrack 2026.

​Momen kocak ini dibagikan langsung oleh Iga Massardi melalui unggahan Instagram Story miliknya, memperlihatkan sebuah sertifikat "resmi" yang diserahkan langsung oleh abang-abang GJLS kepadanya. Lebih lucunya lagi, trio GJLS menyuruh Iga minta izin dulu kepada Baskara, yang lebih dahulu dinobatkan sebagai ketua GJLSser se-Indonesia, alias ketuanya para fans GJLS.

​Sontak, penobatan dadakan ini memicu tanda tanya besar di kalangan penggemar musik maupun penikmat film tanah air. Apakah ini hilal bahwa Iga dan kawan-kawan akan berkolaborasi dengan GJLS untuk pembuatan soundtrack film GJLS 2?

Berangkat dari Kesuksesan Soundtrack Sore: Istri Dari Masa Depan

​Spekulasi publik bukan tanpa alasan. Band pemenang tiga kali Anugerah Musik Indonesia (AMI) ini sebelumnya sukses besar mengguncang sinema Indonesia pada 2025 lalu melalui lagu hit mereka, “Terbuang Dalam Waktu”. Lagu tersebut menjadi lagu tema (soundtrack) resmi untuk film Sore: Istri Dari Masa Depan karya sutradara Yandy Laurens.

​Keberhasilan lagu tersebut mengiringi dinamika emosional film Sore bahkan mengantarkan Barasuara meraih penghargaan bergengsi sebagai Pencipta Lagu Tema Terbaik pada Festival Film Indonesia (FFI) 2025. Pasca-kemenangan Piala Citra tersebut, publik dan penikmat musik tanah air terus bertanya-tanya: kapan Barasuara akan kembali mengisi soundtrack untuk layar lebar?

Dari Sore, Lanjut ke GJLS?

​Di sisi lain, menyusul kesuksesan film pertamanya yang menembus ratusan ribu penonton, trio GJLS telah mengumumkan proyek sekuel terbaru mereka yang berjudul GJLS: Berapi-Api. Film yang diproduksi oleh Amadeus Sinemagna ini telah menyelesaikan proses pengambilan gambar pada awal tahun dan kini sedang memasuki tahap pasca-produksi untuk siap tayang di bioskop pada tahun 2026.

​Lantas, apakah gesture "sertifikat" dan kedatangan Iga Massardi di studio GJLS Entertainment sekadar candaan khas podcast, atau justru menjadi sinyal halus kolaborasi besar mereka?

​Akankah soundtrack film GJLS: Berapi-Api benar-benar menggandeng band pemenang Piala Citra tersebut untuk memberikan sentuhan musik yang megah, sekaligus absurd?

​Hingga saat ini, baik pihak GJLS Entertainment maupun Barasuara belum memberikan konfirmasi resmi mengenai bentuk kerja sama di antara mereka. Penasaran dengan kelanjutan kolaborasi ini? Pantau terus perkembangan terbaru dan kejutan seru lainnya melalui akun media sosial resmi @gjlsentertainment dan @sinemagna.

Kentaro Sakaguchi dan Lee Joon-gi Dipaksa Memilih Siapa yang Selamat dalam kiDnap GAME

Tokyo, 31 Juli 2026 – Tujuh kota besar Asia lumpuh oleh gelombang penculikan yang terjadi secara bersamaan. Di tengah kepanikan, keluarga para korban menerima satu pesan mengerikan: “Seberapa jauh Anda bersedia melangkah untuk menyelamatkan orang yang Anda cintai? Hanya satu yang dapat diselamatkan.”


Premis tersebut menjadi awal kiDnap GAME, serial drama terbaru Fuji Television yang mempertemukan Kentaro Sakaguchi dan Lee Joon-gi dalam permainan hidup dan mati. Serial ini akan mengisi slot drama Selasa pukul 21.00 di Jepang mulai Oktober 2026.


Dua keluarga, satu kesempatan untuk selamat

Sakaguchi memerankan Toshiro Niide, seorang detektif yang istrinya, Saori, diculik. Lee Joon-gi berperan sebagai Han Ki-joo, dokter bedah yang kehilangan putrinya dalam penculikan serupa. Keduanya menerima pesan yang sama dan, tanpa pernah menginginkannya, menjadi peserta kiDnap GAME.


Setiap peserta menerima perintah yang berbeda. Agar orang yang mereka cintai dapat diselamatkan, mereka harus menyelesaikan misi sebelum peserta lain. Masalahnya, permainan itu hanya menjanjikan keselamatan bagi satu korban. Niide dan Ki-joo pun dihadapkan pada pilihan sulit: bekerja sama untuk menemukan dalang permainan atau saling menjatuhkan demi keluarga masing-masing.


Visual teaser kedua yang baru dirilis menangkap tatapan tegang kedua karakter saat menghadapi sosok di balik permainan. Teaser trailer perdana juga memperlihatkan cuplikan pertama dari dunia kiDnap GAME dan skala ancaman yang membentang melintasi Asia.


Penculikan serentak di tujuh kota Asia

Permainan dimulai dari penculikan yang mengguncang Tokyo, Seoul, Taipei, Singapore, Bangkok, Naha, dan Manila. Tujuh orang asing dengan kewarganegaraan, latar belakang, dan keyakinan berbeda dipertemukan oleh keadaan. Namun, alasan mereka dipilih—serta tujuan sebenarnya dari sang dalang—menjadi misteri utama yang menggerakkan cerita.


kiDnap GAME diproduksi sebagai proyek berskala besar melalui kolaborasi Fuji Television, MakerVille, dan SIMSTORY. Pengambilan gambar dilakukan di Jepang serta sejumlah kota internasional. Penayangan dan streaming secara simultan telah dikonfirmasi di 18 negara.


Deretan bintang dari berbagai negara

Selain Kentaro Sakaguchi dan Lee Joon-gi, serial ini menghadirkan Alice Ko (Taipei), Stanley Yau (Hong Kong), Carrie Wong (Singapore), Joel Torre (Manila), serta Praew Narupornkamol Chaisang (Bangkok).


Pemeran dari Jepang meliputi Yuki Sakurai, Sae Okazaki, Shinnosuke Mitsushima, Sho Kasamatsu, Ryutaro Yamasaki, Makita Sports, dan Machiko Ono. Serial ini disutradarai sekaligus diproduseri oleh Yusuke Kato dari Fuji Television.


Tentang kiDnap GAME

Judul: kiDnap GAME

Penayangan di Jepang: Mulai Oktober 2026, setiap Selasa pukul 21.00

Sutradara/Produser: Yusuke Kato (Fuji Television)

Produksi: Fuji Television, MakerVille, SIMSTORY


Kanal resmi

Situs: https://www.fujitv.co.jp/kidnap-game/

X: https://x.com/kidnapgame_jp

Instagram: https://www.instagram.com/kidnapgame_jp/

Efek Rumah Kaca, Knogg, dan Leila S. Chudori Garap OST Film Laut Bercerita Berjudul Matilah Kau Mati

“Lekas menjadi bagian api
Tumbuhkan nyali….”

Jakarta, 31 Juli 2026 — Rumah produksi Pal8 Pictures menggandeng grup musik Efek Rumah Kaca untuk menggarap OST (Original Soundtrack) film debut Laut Bercerita yang disutradarai Yosep Anggi Noen. Lagu berjudul Matilah Kau Mati ini diambil dari puisi yang tercantum di dalam novel best seller Laut Bercerita karya Leila S. Chudori.

​Dalam penggarapan OST Matilah Kau Mati, Efek Rumah Kaca juga berkolaborasi dengan Knogg sedangkan lirik lagu ini ditulis Leila S. Chudori, Sutardji Calzoum Bachri dan vokalis Efek Rumah Kaca Cholil Mahmud. Sementara itu, aransemen digarap oleh Knogg-moniker Angan Senja-musisi sekaligus putera dari Cholil Mahmud. Cholil bersama Efek Rumah Kaca kemudian meramu dan menciptakan musik dengan Knogg sebagai produser.

Matilah Kau Mati terdengar liris dengan aransemen minimalis gitar yang dibalut dengan electric piano dan synth (synthesizer), yang kemudian menonjolkan karakter vokal khas Cholil. Lagu ini terdengar seperti nyala lilin di ruang gelap, meski bernada perlahan namun setiap baitnya mengandung optimisme.

“Lagu Matilah Kau Mati ingin menggandengkan semangat yang sudah ada di dalam film dan novelnya. Bahwa semangat baik sebenarnya bertebaran di banyak tempat dan bisa menghasilkan sesuatu yang baik juga, asalkan kita mau mengubah dan mentransformasikannya,” kata Cholil Mahmud.

​Proses penggarapan lagu Matilah Kau Mati diawali dengan permintaan Leila Chudori kepada Cholil Mahmud untuk bekerja sama menciptakan OST film Laut Bercerita. Leila menawarkan puisi di dalam novel yang berjudul Di Hari Kematianku. Cholil setuju kemudian meramunya dengan merombak beberapa demo musik yang dimiliki. Keterlibatan Knogg sendiri memberikan spektrum yang lebih kaya melalui sentuhan aransemen elektronik dan synth dalam demo yang disusun Cholil. Menurut Cholil, ini menjadi sesuatu yang baru dalam perkembangan musik ERK yang sebelumnya jarang menggunakan synthesizer, dan MIDI seperti di lagu Matilah Kau Mati.

“Instrumen yang ingin saya tonjolkan adalah suara synth yang tajam, yang terdistorsi, itu ada di bagian chorus (reff) lagunya,” ujar Knogg. “Saya memang selalu ingin bikin lagu dengan synth yang terdistorsi dan mempunyai nada dissonance seperti itu. Saya lebih suka sesuatu yang terdistorsi ketika membangun ketegangan. Selain itu, saya menaruh instrumen snare di bagian akhir,” tutur Knogg menambahkan.

​Tentang lirik, Leila mengaku menggabungkan puisi tersebut dengan larik “Matilah Kau Mati/Kau Akan Lahir Berkali-kali” yang diucapkan tokoh Laut beberapa kali di dalam novel tersebut. Lirik itu diciptakan penyair Sutardji Calzoum Bachri. Karena itu Leila menganggap “nama Sutardji harus ada di dalam deretan pencipta lirik.”

​Larik Matilah Kau Mati memang menjadi salah satu kalimat ikonik dari semesta Laut Bercerita, yang juga banyak dikutip oleh pembacaan dan para penikmat film pendeknya. Tak heran, di saat mengutak-atik lirik itu,baik Cholil maupun Leila sepakat agar judul Di Hari Kematianku diubah menjadi Matilah Kau Mati.

​Bagi Leila, larik itu “mempunyai makna jelas: meski kita dibungkam atau dipaksa agar takut berbicara, pasti akan bertumbuh keberanian lain di mana-mana. Kita yang dibungkam, orang lain akan bicara. Orang lain dibungkam, akan ada lagi yang berbicara. Keberanian itu tidak pernah mati. Mungkin saat ini kita merasa keberanian itu dibungkam, dikubur, tapi akan lahir berkali-kali. Keberanian itu akan lahir di mana saja.”

​Dalam memproduksi lagu ini, Knogg juga banyak terinspirasi dari karya-karya sang ayah bersama Efek Rumah Kaca. Di lagu Matilah Kau Mati, Knogg seraya ingin membawa pesan keresahan sebagai simbol perlawanan dan kebebasan bersuara di ruang demokrasi.

“Di bagian pertengahan lagu, di bagian chorus, awalnya belum ada fighting spirit-nya.” Namun dari proses kreatif bersama ayahnyanya, Knogg memberi masukan untuk membuat musiknya menjadi lebih memiliki pesan yang mendorong orang untuk menggunakan kebebasan mereka untuk melawan balik dan protes. “Akhirnya saya memutuskan untuk menambahkan lebih banyak pergerakan, lebih banyak fighting spirit di lagu,” ungkap Knogg.

​Film Laut Bercerita akan tayang di bioskop Indonesia bulan Oktober tahun ini. Diproduksi oleh Pal8 Pictures, bekerja sama dengan bekerja sama dengan VMS Studio, Jagartha Lynx Films dan Brandlink. Film ini disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, dengan skenario yang ditulis oleh Yosep Anggi Noen bersama Leila S. Chudori. Leila juga menjadi produser film ini bersama Gita Fara dan Budi Setyarso.

Laut Bercerita dibintangi oleh Reza Rahadian, Yunita Siregar, Eva Celia, Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, Dian Sastrowardoyo, Yoga Pratama, Kevin Julio, Ben Nugroho, Dewa Dayana, Nagra Kautsar, Ibnu Jamil, Natalius Chendana, Afrian Arisandy dan masih banyak lagi.

Dengarkan lagu Matilah Kau Mati di seluruh platform streaming digital mulai 31 Juli 2026! Nyalakan semangat keberanian untuk bersuara, dan tonton film Laut Bercerita di bioskop tahun ini.

Ikuti perkembangan terbaru Laut Bercerita melalui media sosial resmi.

Matilah Kau Mati

oleh Efek Rumah Kaca, Knogg

Di hari kematianku

Nyalakan Apinmu

Menjalar di tubuhmu

Hingga memercik jerami

Derita yang didih

Di jiwa yang perih

Lekas menjadi

Bagian api

Tumbuhkan nyali

Matilah engkau mati

Kau lahir berkali-kali

Matilah engkau mati

Kau lahir berkali-kali

Segala luka beralih rupa

Segala daya untuk merdeka

Segala murka jadi tenaga

Segala doa jadi cahaya

Tak mungkin kita tak bersuara

Tak mungkin kita tak menyala-nyala

Lagu oleh Cholil Mahmud

Lirik oleh Leila Chudori, Sutardji Calzoum Bachri & Cholil Mahmud

Diproduksi oleh Knogg (Angan Senja)

Semua instrumen oleh Knogg, kecuali bas oleh Poppie Airil dan akustik gitar serta elektrik gitar oleh Cholil Mahmud.

Vokal oleh Cholil Mahmud.

Vokal latar oleh Irma Hidayana.

Direkam oleh Knogg di qobbie space kecuali bas direkam oleh Poppie Airil di Bausasran 19 Yogyakarta

Mixing oleh Knogg di qobbie space

Mastering oleh Rhesa Aditya di Earspace Studio

AKUN MEDIA SOSIAL

Instagram : @filmlautbercerita, @lautbercerita, @pal8pictures

Facebook : Film Laut Bercerita

Thread : @filmlautbercerita

Hashtag : #lautbercerita #filmlautbercerita #lautberceritamovie

Kaleb J Menemukan Jawaban Doanya: 'I Found You' adalah Perayaan Cinta yang Sesungguhnya

JAKARTA – Setelah "Gerilya Cinta" menceritakan tentang getaran jatuh cinta yang diam-diam menyusup ke hati, Kaleb J kini membuka babak berikutnya dalam EP "Tanda Cinta" lewat single kedua berjudul 'I Found You'. Lagu ini bukan tentang proses menemukan cinta, melainkan tentang konfirmasi bahwa doa dan impian itu akhirnya terwujud menjadi kenyataan.

​"Sebenarnya waktu nulis 'I Found You', aku nggak ada kepikiran buat nyambungin ceritanya dari 'Gerilya Cinta'," ungkap Kaleb J. "Tapi ternyata pas dirunutin, ceritanya nyambung. Dari gerilya cinta, jatuh cinta, sampai akhirnya sadar-dialah orangnya." 'I Found You' lahir dari sebuah momen sendu yang Kaleb J ubah menjadi rasa syukur. Pada sebuah hari ketika ia sedang merenungkan perjuangan cinta di masa

​lalunya yang belum pernah berhasil, ia memilih untuk tidak larut dalam kesedihan. Sebaliknya, ia menulis sebuah doa untuk masa depan. "Waktu itu aku agak galau karena keingat perjuangan cinta di masa lalu, belum pernah ada yang berhasil," kenangnya. "Tapi daripada sedih mulu, aku lebih memilih untuk bersyukur dan melihat masa depan dengan penuh harapan. Jadi aku nulis lagu tentang harapan dan doaku-kalau emang nanti beneran ada jodohnya."

​Lagu ini ditulis bersama Belanegara Abe dan Sumantri Limin-sosok yang Kaleb J sebut sebagai "legend" dalam perjalanannya. Prosesnya berawal dari demo yang Kaleb J garap sendiri di rumah, lalu ia membawanya kepada Abe. "Dia suka. Langsung deh kita garap, tambah Kaleb J, disempurnakan liriknya dan diproses mixing oleh Sumantri Limin-menjadikan 'I Found You' sebuah karya yang utuh dari tangan-tangan yang saling percaya.

​Secara musikal, 'I Found You' kembali ke akar pop R&B yang menjadi ciri khas Kaleb J, lebih familiar dan dekat dengan pendengar yang mengenalnya lewat rilisan-rilisan sebelumnya. Namun, ada satu elemen baru yang sengaja disematkan untuk memperdalam emosi. "Kita kepikiran supaya lebih dalem perasaannya, lebih ngena," jelas Kaleb J. "Jadi kita tambahin instrumen strings. Dan memang betul, pas dengerin tuh rasanya kayak lagi di peluk."

​Perpaduan bahasa Indonesia dan Inggris yang seamless di lirik-seperti "Seluas samudera raya / Jiwa hati untukmu, sayang" yang mengalir ke "I never let you go / By your side on the high and low"-bukan kebetulan. "Ini bikin penyampaian lagunya lebih flavourful," ungkap Kaleb J. "Dan bisa dibilang ini adalah gaya penulisan yang aku suka bikin dari dulu."

​Di setiap chorus, Kaleb J mengulang sebuah pengakuan: "Kamu jadi milikku selama lamanya". Bagi Kaleb J, baris itu membawa tiga makna sekaligus. "Itu adalah komitmen, janji, sekaligus doa," tegasnya. "Harapannya, kalau nanti dipertemukan dengan orang yang tepat, hubungan itu bisa terus dijaga dan bertahan selamanya." Dan di bridge, ia menulis sebuah pengorbanan yang tenang namun dalam: "tak ku minta dunia / karena kau lah impian". Bagi Kaleb J, ini bukan tentang menolak dunia-melainkan tentang memahami batas antara kebutuhan dan keinginan.

​"Impianku bukan mempunyai seisi dunia, yang kuimpikan adalah mempunyai cinta yang sesungguhnya," jelasnya. "Karena pada akhirnya, kebahagiaan dan rasa tenang adalah hal yang paling berharga dan nggak bisa digantikan oleh apa pun. That is how I see the world." 'I Found You' akan disertai dengan video musik yang menggambarkan keseharian sepasang kekasih-bukan kemewahan atau momen spektakuler, melainkan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana yang dijalani berdua setiap hari.

​"Cinta sejati bukan tentang kemewahan atau sesuatu yang spektakuler, tapi tentang menemukan kebahagiaan dan rasa tenang dalam hal-hal kecil yang dijalani berdua setiap hari," ungkap Kaleb J. "Dan aku harap hal ini tersampaikan lewat keindahan di music video 'I Found You'." Kaleb J menolak mempersempit 'I Found You' hanya untuk satu kondisi. Bagi yang sudah berpasangan, lagu ini adalah perayaan syukur. Bagi yang masih mencari, lagu ini adalah pengingat bahwa harapan tetap ada.

"Semoga lagu ini bisa buat siapa pun," harapnya. "Buat yang sudah berpasangan, semoga jadi lagu untuk merayakan rasa syukur. Buat yang masih mencari, semoga jadi pengingat bahwa harapan itu tetap ada dan doa-doa baik selalu layak untuk diperjuangkan." Dengan 'I Found You', Kaleb J mempertegas bahwa EP "Tanda Cinta" bukan sekadar kumpulan lagu—melainkan sebuah perjalanan naratif yang terus berkembang. Dari getaran pertama di "Gerilya Cinta", kini ia telah sampai pada konfirmasi: "dialah orangnya".

Dan babak berikutnya? Kaleb J membiarkannya tetap menjadi misteri yang menggoda. "Ada dong, biar seru ikutin aja perjalanannya yaa," tutupnya dengan senyum. "Ga seru kalau langsung di spill." Simak single terbaru Kaleb J, 'I Found You', seluruh digital streaming platform

Written by : Kaleb J, Sumantri Limin, Belanegara Abe

Produced by : Belanegara Abe

Executive Producer : Passion Vibe

Label Music : Passion Vibe

Drums & Programming by : Belanegara Abe

Keys & Synth played by : Adrian Rahmat Purwanto, Belanegara Abe, & Kaleb J

Vocal Directed by : Belanegara Abe

Vocal Arrangement by : Kaleb J

Vocal Recorded at : Livingroom Studio Jakarta

Recorded by : Sumantri Limin

Vocal Edited by : Sumantri Limin

Mixed by Ano Stevano at : Sumantri Limin at Livingroom Studio Jakarta

Agensi Rumah Tangga Rilis Trailer & Poster! Film Terbaru Sutradara Langganan Blockbuster Lebaran Naya Anindita, Kini Kembali Angkat Realita Anak Muda yang Terkena PHK dengan Balutan Komedi Segar

​ Film Agensi Rumah Tangga tayang mulai 10 September 2026 di bioskop ​Jakarta, 5 Agustus 2026 — Setelah sukses di box office dengan film-f...