Selasa, 21 April 2026

Menikah Langsung Mesra, Realita: Gak Dikasih Nafkah Batin! Lakukan 5 Hal Ini Kalau "Pacaran Setelah Menikah" Kamu Gagal Total

Siapa, sih, yang nggak baper bayangin indahnya pacaran setelah menikah? Mandi pahala, pegangan tangan halal, sampai bangun tidur ada yang masakin.

​Tapi, gimana kalau realitanya justru kayak Amira (Zee Asadel) dan Furqon (Emir Mahira) di film Kupilih Jalur Langit? Alih-alih romantis, yang ada malah canggung level dewa, malah ga dikasih nafkah batin! Statusnya sudah suami-istri, tapi Furqon malah sedingin kulkas 2 pintu.

​Kalau kamu terjebak di situasi "sudah sah tapi terasa asing" ala Amira, jangan menyerah dulu. Coba lakukan langkah-langkah trial and error berikut ini:

1. Sholat Berjamaah Tiap Malam, Mulai Keintiman Melibatkan Yang Maha Kuasa

​Kalau mau ngobrol aja masih kaku, coba mulai dari ibadah bareng. Bayangkan intimnya saat bersujud di atas sajadah yang sama. Siapa tahu, lewat lantunan doa, dinding es di hatinya pelan-pelan mencair.

​Sholat bareng bukan cuma soal pahala, tapi momen paling tenang buat saling merasakan keberadaan satu sama lain tanpa perlu banyak bicara. Ini sudah dicoba oleh pasangan Amira dan Furqon, walau ternyata belum cukup ampuh, sih. Setidaknya kedekatan itu mulai terbangun.

2. Curhat ke Sahabat, Meski Kadang Malah Jadi "Asbun" karena Nggak Berpengalaman

​Saat suami sendiri nggak mau nyentuh, curhat dan minta saran ke sahabat adalah kunci! Seperti Amira yang lari ke Wati (Neneng Risma) untuk curhat.

​Tapi namanya juga sahabat yang sama-sama nggak paham urusan ranjang, saran Wati seringkali malah asbun alias asal bunyi. Pelajarannya? Curhat boleh, tapi jangan kaget kalau solusinya malah bikin kamu makin bingung. Setidaknya, beban di hati sedikit berkurang, kan?

3. Masak Makanan Favorit Suami, karena Terkadang Jalur Perut Adalah Kunci

​Kalau jalur obrolan buntu, coba pakai jalur perut. Jangan menyerah begitu saja; coba belajar untuk memasak hidangan favorit sang suami langsung dari ibu mertua.

​Menaklukkan hati pria lewat masakan itu klasik, seperti yang dilakukan Amira, yang belajar langsung dari resep rahasia sang ibu, masa iya Furqon nggak luluh juga?

4. Obat Kuat? Polosnya Amira yang Bikin Nyesek

​Nah, ini fase paling desperate sekaligus menggemaskan. Kepikiran buat beli obat kuat biar suami yang kayak kulkas itu mencair? Kamu nggak sendiri, karena Amira melakukan ini! Saking polosnya, Amira sampai mencoba membeli obat kuat untuk Furqon karena menduga suaminya punya "masalah" kesehatan.

​Padahal, masalah Furqon bukan di raga, tapi di hatinya yang masih terkunci oleh masa lalu bersama Dara (Ratu Rafa). Effort Amira di sini beneran definisi "melakukan segalanya demi cinta" yang bikin kita antara pengen ketawa tapi juga kasihan.

5. Jika Semua Jalur Bumi Buntu, Saatnya Jalur Langit!

​Jika masak sudah, curhat sudah, bahkan obat kuat pun tak mempan, jangan lupa bahwa ada satu jalur yang nggak akan pernah tertutup: Jalur Langit. Di sepertiga malam, saat semua orang terlelap, seperti Amira yang memasrahkan segala insecurity-nya kepada Sang Pemilik Hati.

​Apakah doa Amira sanggup menghapus bayang-bayang Dara dari ingatan Furqon? Ataukah Amira memang harus belajar melepaskan pria yang raganya ia miliki, namun jiwanya milik wanita lain?

​Film garapan sutradara Archie Hekagery ini didukung oleh deretan aktor ternama lintas generasi: Zee Asadel sebagai Amira, Emir Mahira sebagai Furqon, dan nama-nama lainnya seperti Ratu Rafa, Ardit Erwandha, Neneng Risma Wulandari, Surya Saputra, Putri Ayudya, Dina Lorenza, dan Irgi Fahrezi.

​Jangan lewatkan transformasi emosional Zee Asadel dalam "Kupilih Jalur Langit" yang akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 23 April 2026. Ikuti terus update terbarunya melalui akun resmi @kupilihjalurlangitmovie dan @mdpictures_official.

Vidio dan BYON Tempuh Jalur Hukum atas Pembajakan Siaran BYON Combat Sport Showbiz Vol. 6

Jakarta, 21 April 2026 — Vidio bersama BYON Combat mengambil langkah hukum atas praktik pembajakan siaran BYON Combat Sport Showbiz Vol. 6 yang disiarkan ulang secara ilegal melalui platform digital, khususnya TikTok.

​Siaran ilegal tersebut diketahui menjangkau lebih dari 7.000 penonton secara simultan dan dapat diakses secara bebas oleh masyarakat Indonesia tanpa izin dari pemegang hak siar resmi. Berdasarkan perkembangan terbaru, perkara ini saat ini telah meningkat ke tahap penyidikan (sidik) dan tengah dalam proses gelar perkara oleh pihak berwenang.

​Berdasarkan hasil penelusuran, pelaku menggunakan metode sederhana namun sistematis dengan dua perangkat telepon genggam. Perangkat pertama digunakan untuk memutar tayangan resmi berbayar, sementara perangkat kedua menyorot layar perangkat tersebut dan menyiarkannya kembali secara langsung melalui fitur live streaming di akun TikTok pembajak. Praktik ini membuat konten eksklusif berbayar dapat ditonton secara gratis oleh publik.

President BYON Combat, Yoshua Marcellos, menyatakan bahwa pembajakan tidak hanya berdampak pada penyelenggara, tetapi juga seluruh ekosistem olahraga combat sport nasional.

​"BYON Combat hadir untuk membangun industri combat sport yang profesional di Indonesia. Ketika siaran dibajak, dampaknya dirasakan oleh atlet, promotor, kru produksi, hingga mitra industri yang terlibat. Kami menegaskan sikap zero tolerance terhadap segala bentuk pembajakan. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas melalui langkah hukum tanpa pengecualian," katanya.

​Dukungan terhadap upaya perlindungan hak cipta juga disampaikan oleh Cecep Rukendi, Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

​"Perlindungan kekayaan intelektual merupakan salah satu fondasi utama dalam ekosistem ekonomi kreatif. Penegakan hukum juga perlu diiringi dengan pendekatan sistemik melalui penguatan akses terhadap konten legal, peningkatan pengawasan digital, serta penguatan kolaborasi lintas sektor agar industri kreatif Indonesia dapat tumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing," ujarnya.

​Sementara itu dari sisi platform, Gina Golda Pangaila, General Counsel Vidio, menekankan bahwa pembajakan kini berkembang mengikuti teknologi digital.

​"Metodenya mungkin terlihat sederhana, namun tetap merupakan pelanggaran hukum. Kami terus memperkuat pengawasan dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi konten berlangsung secara tepat dan tidak melanggar hukum dan memberikan pengalaman menonton yang aman bagi pengguna," jelasnya.

Kuasa Hukum Vidio, Ebeneser Ginting, menegaskan bahwa retransmisi tanpa izin merupakan pelanggaran hukum yang memiliki konsekuensi pidana.

​"Setiap bentuk penyiaran ulang tanpa hak melanggar ketentuan Undang-Undang Hak Cipta. Penegakan hukum diperlukan untuk menjaga kepastian hukum sekaligus melindungi investasi industri kreatif digital di Indonesia," ujarnya. \rightarrow tindakan ini melanggar hukum dan vidio kan menindak tegas.

​Perkara ini merujuk pada pelanggaran Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, khususnya:

Pasal 113 Undang-Undang Hak Cipta

  • ​Pelanggaran hak ekonomi pencipta untuk tujuan komersial dapat dipidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda hingga Rp1 miliar.
  • ​Pelanggaran hak ekonomi lembaga penyiaran dapat dipidana penjara paling lama 3 tahun dan/atau denda hingga Rp500 juta.

​Berkaca dari penyelenggaraan sebelumnya, pada pertandingan berikutnya BYON Combat Showbiz Vol. 7 Vidio bersama seluruh penyelenggara akan memperketat pengawasan selama jalannya pertandingan. Apabila ditemukan pelanggaran serupa, tindakan hukum akan kembali ditempuh secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Vidio juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada aparat penegak hukum yang telah membantu mengawal kasus pembajakan ini, khususnya Polda Metro Jaya Direktorat Siber.

Sebagai informasi, pertandingan akan digelar pada Sabtu, 25 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia mulai disiarkan pukul 14.30 WIB secara eksklusif melalui Vidio, dengan duel utama Putra Abdullah melawan Ronal Siahaan.

Sejak "Pandangan Pertama", Sejak Saat Itu Kita Mencintai RAN

Bersama Jakarta Movin dan Seraya Live, RAN Sukses Gelar Musikal "Pandangan Pertama" dan Ajak Penonton Merayakan Dua Dekade Berlari Bersama.

Jakarta, 21 April 2026 — Tahun 2026 adalah tahun yang istimewa bagi musik Indonesia. Grup musik RAN (Rayi, Asta, dan Nino), resmi memasuki usia dua puluh tahun. Dua dekade tanpa pergantian formasi, tanpa berhenti berkarya, dan tanpa pernah kehilangan tempat di hati pendengarnya. Sebuah pencapaian yang tidak banyak dimiliki oleh grup musik mana pun di negeri ini.

​Dan mereka merayakannya dengan cara yang paling berani sekaligus paling personal, mengangkat lagu yang melahirkan mereka ke atas panggung teater.

Musikal “Pandangan Pertama” dari RAN sukses digelar pada 18 April 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Bekerja sama dengan Jakarta Movin dan Seraya Live, pertunjukan ini bukan sekadar konser nostalgia, melainkan sebuah karya teater penuh yang menghidupkan kembali "Pandangan Pertama" dalam bentuk yang sama sekali baru, dengan seni peran, dramatisasi, dan musik yang mengalir menjadi satu cerita utuh.

Penonton yang hadir tidak hanya bernyanyi bersama lagu yang sudah melekat bertahun-tahun, mereka dibawa masuk ke dalam sebuah cerita. Musikal ini mengikuti Asti dan Randi, dua orang yang setiap hari menyiarkan kisah-kisah cinta di radio, tapi justru gagal membaca perasaan mereka sendiri. Di tengah ambisi, kerumitan, dan munculnya sosok lain yang menawarkan kepastian, RAN hadir bukan sebagai pengisi latar, melainkan sebagai suara hati yang menemani setiap langkah keduanya. Persis seperti yang selama ini mereka lakukan untuk kita lewat karya-karyanya.

​Bagi RAN sendiri, musikal "Pandangan Pertama" itu bukan sekadar pertunjukan. Ini adalah momen melingkari perjalanan, kembali ke titik nol, ke lagu yang menjadi segalanya. "Pandangan Pertama" bukan hanya lagu pertama mereka; ia adalah fondasi dari seluruh bangunan karir yang berdiri setelahnya.

​"Kami tidak menyangka 'Pandangan Pertama' bisa sampai sejauh ini. Dari ajang lomba 20 tahun lalu dan sekarang bisa bertransformasi menjadi sebuah musikal. Rasanya seperti mimpi yang terus tumbuh," kata Rayi.

"Ini bukan cuma soal lagu. Ini soal semua orang yang ikut perjalanan ini bersama kita," tambah Nino.

​Sementara itu, Asta yang selama ini selalu jadi suara yang paling tenang di antara ketiganya, mengakui bahwa malam itu berbeda dari pertunjukan mana pun yang pernah mereka lakukan, "Ada momen di tengah pertunjukan tadi di mana aku berdiri di sisi panggung dan nggak bisa ngomong apa-apa. Dua puluh tahun itu terasa nyata banget malam ini."

​Sedikit tentang cerita mereka, RAN lahir dari persahabatan tiga teman SMA yang sama-sama percaya bahwa musik bisa jadi lebih dari sekadar hobi. Ketiganya menciptakan "Pandangan Pertama" dan membawanya ke Indonesian Song Festival di JakTV pada 2006. Mereka pulang dengan posisi kedua dan sebuah lagu yang ternyata membuka pintu segalanya termasuk menjadi cikal bakal lahirnya album debut RAN For Your Life yang membuat Indonesia pun jatuh hati. Sejak saat itu, lagu-lagu RAN hadir di hampir setiap momen penting dalam hidup kita dari perjalanan pagi hari sampai playlist iPod yang sudah lama tidak dibuka. RAN bukan hanya tumbuh sebagai grup musik, mereka tumbuh bersama kita, menjadi semacam teman hidup yang tidak pernah pergi.

Dan teman yang baik, tentu saja, selalu punya kejutan.

​Setelah sukses dengan musikal, RAN secara resmi mengumumkan akan merilis ulang music video "Pandangan Pertama" sebuah penghormatan terhadap lagu yang dua puluh tahun lalu memulai semuanya, kini dihadirkan kembali dengan wajah baru. Ini adalah cara RAN mengajak kita semua untuk sekali lagi berdiri di titik yang sama, di awal, di momen pertama, di pandangan pertama yang mengubah segalanya.

​Dan sebagai penutup tahun yang penuh tonggak sejarah ini, RAN juga tengah mempersiapkan Konser 20 Tahun RAN pada akhir 2026, sebuah perayaan yang menjanjikan lebih dari sekadar pertunjukan musik. Dua puluh tahun dan hari ini RAN 

​bukan hanya tentang musik namun tentang persahabatan, mimpi, dan keputusan untuk memilih terus berlari bersama.

​"Dua puluh tahun itu bukan garis akhir. Buat kami, ini baru babak berikutnya dan kami mau terus berlari, bareng kalian semua," tutup Nino.


Tentang RAN

RAN adalah grup musik asal Jakarta yang telah berkarya sejak 2006. Terdiri dari Rayi, Asta, dan Nino, mereka dikenal lewat musik pop, R&B, soul, dan funk yang ringan di telinga tapi dalam di rasa. Dengan formasi yang tidak pernah berubah sejak hari pertama, RAN telah menemani dua generasi pendengar Indonesia melewati momen-momen paling personal dalam hidup mereka dan di tahun 2026 ini, perjalanan itu memasuki babak yang kedua puluh.

Info Media Sosial resmi RAN:

​YouTube RAN : https://www.youtube.com/@RANforyourlife

Instagram RAN : https://www.instagram.com/ranforyourlife/

Instagram Rayi : https://www.instagram.com/rayiputra26/

Instagram Asta : https://www.instagram.com/astaandoko/

Instagram Nino : https://www.instagram.com/ninokayam/

Senin, 20 April 2026

Film Komedi Horor SEKAWAN LIMO Melanjutkan Kisahnya di Gunung Klawih Setelah 3 Tahun Pendakian Gunung Madyopuro Berlalu

Jakarta, 20 April 2026 – Film komedi horor persembahan Starvision dan Skak Studios, SEKAWAN LIMO yang memperoleh 2.508.008 penonton di tahun 2024, akan melanjutkan kisahnya dalam SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, dan tayang di Bioskop mulai 27 Mei 2026, kolaborasi terbaru Produser Chand Parvez Servia bersama Sutradara Bayu Skak.

​Tiga tahun sejak pendakian ke Gunung Madyopuro, persahabatan 5 sekawan semakin erat. Ketika mereka reuni merayakan ulang tahun Angel putri Andrew, mereka menyaksikan keluarga itu terancam jadi tumbal pesugihan! Berangkatlah mereka menemani Andrew ke Gunung Klawih. Namun, Juna menghilang ke dunia demit!

​Melalui Official Trailer Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, ditampilkan cuplikan perjalanan kehidupan Bagas, Lenny, Dicky, Andrew dan Juna setelah pendakian Madyopuro, hingga ada kejadian yang mengancam nyawa keluarga Andrew, dan mereka harus pergi ke Gunung Klawih untuk menghilangkan kutukan dari pesugihan.

Selain Bayu Skak, Nadya Arina, Benidictus Siregar, Indra Pramujito, Firza Valaza, SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, juga didukung oleh para personil YOWIS BEN yang turut berperan bersama dengan deretan pemain lainnya, di antaranya: Joshua Suherman, Brandon Salim, Tutus Thomson, Devina Aureel, Jihane Almira, Elsa Japasal, Cak Kartolo, Ning Tini, Audya Ananta, Ellea Candice, Cak Ukil, Ferry Salim, Gisella Anastasia, Marwoto, Devina Aureel, Andy Sugar, Irene Suwandi, Sanusi, Eunike Unik, Irwan Pramujito, Yongki Setyabudi, Furry Setya, Dayu Wijanto, Leona Zhen, Zoe Levana, Stanley Hao, dan lain-lain.

​Chand Parvez Servia selaku produser menyampaikan, “Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih mengangkat tema yang nyata dan sangat menarik untuk disaksikan bersama keluarga. Sajian komedi horor yang segar pada SEKAWAN LIMO pertama semakin dikembangkan di SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, karakter 5 sekawan menjadi representasi kita untuk hidup berdampingan, dan selalu bersama dalam menghadapi permasalahan yang hadir seberat apapun itu.”

​“SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih menghadirkan cerita dan karakter yang lebih berkembang dan dewasa dari SEKAWAN LIMO pertama, Gunung Klawih diambil dari Gunung Kawi yang ada di Jawa Timur, dengan stigma masyarakat bahwa Gunung tersebut sering dijadikan tempat mencari pesugihan untuk kekayaan duniawi. Film ini mengingatkan kita untuk “ojo golek dalan pintas” atau jangan mencari jalan pintas dalam hidup.” Bayu Skak selaku Sutradara sekaligus pemain menambahkan.

​“Di Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih ini, baik cerita, karakter yang diperankan, dan komedi yang dibawakan oleh semua karakter melalui proses pengembangan yang panjang agar ada kebaruan. Film ini mengingatkan saya untuk terus menikmati semua proses yang harus dijalani, meskipun rintangan silih berganti, tetap ojo golek dalan pintas.” Ungkap pemeran Arjuna (Juna), Benidictus Siregar.

​“SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih ini tentang cinta, keluarga dan persahabatan. Karakter Andrew memberi saya pelajaran bahwa dalam hidup kita harus memperjuangkan cinta untuk pasangan yang sudah kita pilih, bertanggung jawab terhadap keluarga, dan menjaga persahabatan yang kita punya.” Indra Pramujito menambahkan.

​Nantikan Film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih akan tayang di Bioskop mulai 27 Mei 2026.

Sinopsis

Tiga tahun sejak pendakian ke Gunung Madyopuro, persahabatan 5 sekawan semakin erat. Ketika mereka reuni merayakan ulang tahun Angel putri Andrew, mereka menyaksikan keluarga itu terancam jadi tumbal pesugihan! Berangkatlah mereka menemani Andrew ke Gunung Klawih. Namun, Juna menghilang ke dunia demit!

Pemain & Tim Produksi

Nama - Pemain Peran

Bayu Skak - Bagas

Nadya Arina - Lenni

Benidictus Siregar - Juna

Indra Pramujito - Andrew

Firza Valaza - Dicky

Jihane Almira - Aruna

Elsa Japasal - Kina

Joshua Suherman - Wisang

Cak Kartolo - Dukun Kartolo

Ning Tini - Mbah Uti

Audya Ananta - Michelle

Ellea Candice - Angel

Cak Ukil - Cak Ukil

Ferry Salim - Om Lim

Gisella Anastasia - Yu Chen

Marwoto - Dukun Ranto

Devina Aureel - Carrisa

Brandon Salim - Thomas Richard

Audya Ananta - Michelle

Ellea Candice - Angel

Cak Ukil - Cak Ukil

Ferry Salim - Om Lim

Gisella Anastasia - Yu Chen

Marwoto - Dukun Ranto

Devina Aureel - Carrisa

Brandon Salim - Thomas Richard

Tutus Thomson - Ndaru

Andy Sugar - Rudy Alexander

Irene Suwandi - Elsa

Sanusi - Warga Pasar

Eunike Unik - Wening

Irwan Pramujito - Ko Hendi

Yongki Setyabudi - Papa Johan

Rensia Sanvira - Mama Nathalia

Furry Setya - Paijo

Dayu Wijanto - Oma Linda

Leona Zhen - Penyanyi

Zoe Levana - Han Yui

Stanley Hao - Jun Ping

  • Produksi: Starvision, Skak Studios
  • Produser: Chand Parvez Servia, Riza, Mithu Nisar
  • Sutradara: Bayu Skak
  • Produser Eksekutif: Reza Servia, Amrit Dido Servia, Raza Servia
  • Produser Lini: Rini Atmodjo
  • Penulis Skenario: Nona Ica
  • Pengarah Artistik: Mai Harizon
  • Penata Kamera: Adrian Sugiono
  • Penyunting Gambar: Wawan I. Wibowo, Jalu Swandaru
  • Penata Suara: Aditya Trisnawan
  • Perekam Suara: Hasanudin Bugo
  • Penata Musik: Mikhael Alpha Beltsazar
  • Penata Warna: Chressandy Rorimpandey
  • Penata VFX & Grafis: Dalang Digital Studio
  • Penata Rias & Efek: Clarista Christie
  • Penata Busana: Jeanne Elizabeth Fam
  • Penata Peran: Arief Havidz, Hafshoh Mubarak
  • Komedi Konsultan: Joshua Suherman
  • Perancang Poster: Alvin Hariz

OST

  • Yue Liang Dai Biao Wo De Xin (The Moon Represents My Heart) - Josaphat Children Choir
  • Wang Shi Zhi Neng Hui Wei (The Past Can Only Be Remembered) - Leona Zhen
  • Gusti, Matur Nuwun - Bayu Skak
  • Gandolane Ati - Yowis Ben 

Viu Hadirkan Reality Series Original Terbaru Bite Me Sweet


JAKARTA, 20 April 2026 – Viu menghadirkan reality series kuliner original terbaru, Bite Me Sweet, yang resmi tayang mulai 17 April di Indonesia. 


Berbeda dari kompetisi baking pada umumnya, program ini membawa pendekatan yang lebih dalam, menjadikan dessert sebagai medium untuk membaca dan menerjemahkan karakter manusia.


Dipandu oleh Yoon Shi-yoon, Bite Me Sweet mempertemukan pastry chef terbaik Asia Tenggara dengan selebriti Korea dalam format kompetisi lintas budaya. 



Dalam setiap tantangan, para peserta diminta menciptakan dessert dengan rasa dan tampilan terbaik, dan menerjemahkan kepribadian “muse” mereka ke dalam bentuk hidangan.


Di antara para peserta, Luvita Ho dari Indonesia tampil dengan pendekatan yang menggabungkan kreativitas dan observasi karakter. Sebagai pemenang termuda MasterChef Indonesia sekaligus kreator konten dengan lebih dari 1,2 juta subscribers, Luvita membawa perspektif berbeda dalam melihat dessert—bukan sekadar produk kuliner, tetapi refleksi kepribadian.


Luvita Ho bergabung dalam kompetisi bersama chef dari Malaysia, Hong Kong, Thailand, dan Filipina, yang masing-masing membawa pengaruh budaya serta kreativitas kuliner yang menonjolkan keragaman dan inovasi dalam perkembangan dessert modern Asia Tenggara.


“Dessert membutuhkan tingkat presisi yang tinggi. Implementasi rasa, tekstur, dan tujuan dessert tersebut disajikan bisa menunjukkan karakter seseorang—apakah perfeksionis, risk taker, atau autentik,” ujar Luvita Ho.


Dalam kompetisi ini, Luvita dipasangkan dengan Lee Sae-on, salah satu rising star Korea Selatan, untuk menciptakan dessert yang terinspirasi dari karakter dan kepribadiannya. Proses kreatif tersebut dimulai jauh sebelum memasak—dengan observasi mendalam terhadap muse yang menjadi sumber inspirasi.


First impression matters. Setiap orang punya vibe yang berbeda. Aku biasanya perhatikan cara mereka berbicara, gaya berpakaian, sampai energi yang mereka bawa,” jelasnya. “Dari situ aku bisa membayangkan visual dan tekstur dessert yang paling sesuai untuk menggambarkan karakter mereka.”


Menurut Luvita, rasa memiliki dimensi emosional yang universal dalam menyampaikan identitas seseorang. “Rasa adalah bahasa emosi yang paling universal,” tambahnya.


Pendekatan ini menjadikan Bite Me Sweet lebih dari sekadar kompetisi kuliner. Program ini menghadirkan eksplorasi tentang bagaimana makanan dapat menjadi medium ekspresi—menghubungkan rasa, emosi, dan identitas dalam satu pengalaman yang utuh.


Namun, proses tersebut tidak selalu berjalan mulus. Kolaborasi lintas budaya menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam komunikasi antara chef dan muse yang berasal dari latar belakang berbeda.



“Perbedaan bahasa dan kultur membuat komunikasi jadi tidak selalu mudah. Kadang kami mengandalkan bahasa tubuh untuk saling memahami,” ungkap Luvita. Meski demikian, dinamika tersebut justru memperkaya proses kreatif selama kompetisi berlangsung.


Menggabungkan cita rasa Asia Tenggara dengan inspirasi camilan Korea, Bite Me Sweet juga memperluas perspektifnya ke ranah gaya hidup seperti kecantikan dan fashion, menjadikannya sebagai konten yang tidak hanya relevan bagi pecinta kuliner, tetapi juga audiens hiburan dan lifestyle.


Tim pemenang akan mendapatkan kesempatan untuk meluncurkan pop-up store Bite Me Sweet di Singapura, membawa pengalaman dari layar ke dunia nyata melalui konsep yang menghubungkan hiburan, kreativitas, dan interaksi langsung dengan audiens.


Diproduksi oleh Studio CR, series ini menjadi bagian dari kolaborasi strategis Viu bersama Korea Creative Content Agency (KOCCA) dan Ministry of Culture, Sports and Tourism (MCST) dalam mengembangkan konten dengan daya tarik global yang menggabungkan kekuatan budaya Korea dan Asia Tenggara.


Melalui pendekatannya yang unik, kehadiran Luvita Ho dalam Bite Me Sweet  membawa nama Indonesia ke panggung regional, sekaligus memperkenalkan cara baru dalam melihat dessert sebagai medium untuk memahami manusia.


***

Tentang Viu

Viu adalah layanan streaming over-the-top (OTT) terkemuka yang tersedia di berbagai negara di Asia, Timur Tengah, dan Afrika Selatan.


Viu menawarkan dua model layanan, yaitu versi gratis berbasis iklan dan layanan premium berlangganan. Selain memproduksi konten original berkualitas melalui label “Viu Original”, Viu juga menghadirkan serial TV, film, serta program gaya hidup dari berbagai penyedia konten lokal dan regional, lengkap dengan subtitle dalam berbagai bahasa.


Melalui program Viu Scream Dates, Viu juga menghadirkan pengalaman fan-meet lintas negara yang mempertemukan para bintang dengan penggemarnya secara langsung.


Viu berada di bawah naungan Viu International Limited, yang juga mengoperasikan MOOV, layanan streaming musik dan konser digital populer di Hong Kong.


Viu merupakan bagian dari PCCW Media di bawah PCCW Limited, perusahaan global yang berbasis di Hong Kong dengan bisnis di bidang telekomunikasi, media, solusi IT, pengembangan properti, dan investasi global lainnya.

Jumat, 17 April 2026

Film Musikal Batak dari Sutradara Bene Dion Rajagukguk, Produksi Terbaru dari Imajinari, “PULANG KAMPUNG” Mengumumkan Jajaran Pemain Jelang Dimulainya Proses Shooting

Jakarta, 17 April 2026 - Setelah mendapat perhatian sejak diperkenalkan di JAFF Market 2025 lalu, rumah produksi Imajinari hari ini secara resmi mengumumkan film layar lebar terbarunya, PULANG KAMPUNG, sebuah film musikal Batak yang disutradarai dan ditulis oleh Bene Dion Rajagukguk. Kali ini, Bene akan menjabat posisi sutradara bersama ko-sutradara Kristo Immanuel dan akan kembali bekerjasama dengan musisi, produser, dan komposer Viky Sianipar sebagai Penata Musik.

​“Saat Bene pitch idenya untuk menggarap sebuah film musikal Batak, kami langsung tertarik. Kami di Imajinari selalu ingin membuat karya-karya original dan PULANG KAMPUNG sejalan dengan visi ini. Film musikal merupakan genre baru buat kami, tapi bukan hal baru di industri film kita dan belakangan ini, apresiasi terhadap karya musikal semakin besar. Kami melihat ini akan menjadi peluang yang baik bagi kami untuk belajar dan mengeksplorasi”, ujar Ernest Prakasa, produser Imajinari.

​Film PULANG KAMPUNG berkisah tentang DANIEL, seorang pemuda Batak kelahiran Jakarta, yang dipaksa menjadi caleg oleh orang tuanya untuk mewakili tanah kelahiran ayahnya, seorang pengacara sukses. Tapi ketika pulang kampung, ia justru jatuh cinta pada ULI, gadis lokal yang membantunya mempelajari tentang keindahan budaya tanah Batak. Setelah melewati proses casting, terpilih dua talenta muda berpotensi besar yang akan memerankan dua karakter utama film ini. Mereka adalah Axelo Nababan yang akan berperan sebagai Daniel dan Vanessa Zee sebagai Uli. Keduanya adalah jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim ke-13. Film PULANG KAMPUNG akan menjadi debut akting layar lebar bagi Axelo Nababan, setelah sebelumnya sempat berperan dalam sinetron, dan debut akting bagi Vanessa Zee. Selain mereka berdua, film ini juga mengumumkan penyanyi Judika yang akan ambil bagian dalam jajaran pemeran.

​“Axelo dan Vanessa tidak hanya menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam menyanyikan lagu-lagu Batak, tapi juga memiliki bakat dan keinginan kuat untuk mendalami dunia akting,” jelas sutradara Bene tentang alasan di balik pemilihan Axelo dan Vanessa sebagai dua pemeran utama.

​Setelah skenario PULANG KAMPUNG rampung digarap oleh Bene Dion, film kemudian memasuki tahap persiapan di mana proses reading serta latihan koreografi tari dan rekaman lagu dilakukan. Diumumkan hari ini dalam konferensi pers bahwa film musikal PULANG KAMPUNG akan mulai memasuki tahap produksinya pada 23 April 2026 dan akan berlangsung selama 26 hari yang akan dilakukan di Sumatera Utara, yaitu sekitar Danau Toba dan Pulau Samosir, serta di Jakarta.

​“Tantangan terberat dalam film PULANG KAMPUNG ini adalah mempertahankan fokus untuk mempersiapkan semua elemen dalam jangka waktu yang sangat panjang. Kalau biasanya film saya sebelumnya dipersiapkan selama 2-3 bulan sebelum shooting, maka film ini membutuhkan waktu 6 bulan,” ucap Bene. “Film ini juga punya tim yang tidak ada di film saya yang lain, seperti vocal coach, koreografer tari, dan komposer lagu-lagu yang akan dinyanyikan dalam adegan-adegan musikal film ini.”

​Sejumlah lagu tradisional Batak akan diaransemen ulang oleh Viky Sianipar, memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern serta mengubahnya menjadi sebuah sajian karya yang terdengar baru dan segar. “PULANG KAMPUNG akan menjadi film musikal Batak pertama di Indonesia dan itu langsung membuat saya ingin terlibat. Film ini menghidupkan kembali lagu-lagu tradisional Batak melalui aransemen baru yang segar. Lebih dari itu, saya melihat film ini sebagai ruang lahirnya aktor-aktor baru dari Batak yang selama ini masih jarang sekali,” ujarnya.

​Film musikal PULANG KAMPUNG adalah produksi Imajinari, disutradarai oleh Bene Dion Rajagukguk dan ko-sutradara Kristo Immanuel, penulisan skenario oleh Bene Dion Rajagukguk, dari produser Ernest Prakasa dan Dipa Andika. Dibintangi oleh Axelo Nababan, Vanessa Zee, dan Judika.

​Ikuti terus perjalanan film musikal PULANG KAMPUNG melalui akun-akun media sosial resminya.

Kamis, 16 April 2026

Dari Viral Jadi Nyata! WeTV Original “12 IPA 4” Resmi Memulai Syuting, Gandeng Bintang Muda Paling Hits


Jakarta, 16 April 2026 – Kabar gembira bagi para pencinta serial remaja di tanah air! WeTV Indonesia secara resmi mengumumkan dimulainya proses produksi untuk serial original terbarunya, WeTV Original “12 IPA 4”. Sebagai penanda dimulainya perjalanan kisah ini, WeTV berkolaborasi dengan Unlimited Production menggelar acara syukuran tumpengan dan momen eksklusif “Meet The Cast” yang berlangsung sangat meriah di Ramayana Ciplaz Depok hari Kamis, 16 April 2026.

Acara ini dihadiri langsung oleh para series maker di balik proyek ini, yakni Febriamy Hutapea (Executive Producer & Country Head WeTV Indonesia) dan Oswin Bonifanz (Produser Unlimited Production). Kehadiran keduanya menegaskan komitmen kuat untuk menghadirkan tontonan berkualitas yang diadaptasi dari IP populer.

WeTV Original “12 IPA 4” merupakan adaptasi dari fenomena Alternate Universe (AU) yang sempat viral di TikTok dengan pencapaian luar biasa, menembus lebih dari 35,8 juta tayangan dan 1,3 juta suka. Kekuatan basis penggemar inilah yang membawa kisah perjuangan murid-murid di SMA Sirius ini diangkat ke layar kaca dengan arahan sutradara Dinna Jasanti.

Kemeriahan di lokasi syukuran hari ini semakin memuncak dengan antusiasme lebih dari 100 penggemar yang memadati area acara. Suasana hangat terasa saat para pemain, mulai dari Nayla D. Purnama, Junior Roberts, Sandy Pradana, hingga Sheryl Jesslyn (Sze) menyapa langsung para fans dalam sesi Chit Chat dan Games. Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah penampilan Dance Opening yang energetik, seolah memberikan bocoran halus bahwa seni gerak akan menjadi elemen penting yang mewarnai dinamika cerita dalam serial ini nantinya.

Dalam kesempatan tersebut, Febriamy Hutapea mengungkapkan pesan yang ingin disampaikan melalui serial ini adalah membangkitkan kenangan masa di sekolah. “Apa yang mau dijual, cerita dari kenangan di SMA yang tak terlupakan. Harapannya semoga elemen-elemen SMA yang jadi memori banyak orang, tertuang di series ini,” ungkapannya. 

Lebih lanjut Febriamy mengatakan WeTV Original 12 IPA 4 bertabur visual. “Sebentar lagi serial ini akan memasuki proses produksi, shooting. Jadi harapannya setiap cast disini bisa menghidupkan setiap karakternya yang memang sudah didesain dari proses script, proses penulisan sehingga nantinya menjadi karya yang luar biasa, yang bisa diterima oleh seluruh masyarakat.” Jelas Febriamy.


Senada dengan hal tersebut, Oswin Bonifanz menambahkan, “Series ini identik dengan SMA dan itu pasti memorable banget. Apalagi ini diadaptasi dari cerita yang viral di medsos”.

Nayla D. Purnama yang berperan sebagai Hanin dalam series ini mengungkapkan rasa bahagianya karena bisa masuk dalam proyek ini. “Ini merupakan pengalaman pertama aku bekerja sama dengan WeTV dan Unlimited Productions. Rasanya senang banget karena bisa beradu akting dengan teman-teman yang seumuran. Terlebih 12 IPA 4 ini memiliki vibes sekolahan jadi pasti menyenangkan,” tuturnya. Junior Roberts juga menyampaikan antusiasmenya menghadapi ekspektasi besar dari para penggemar. “Terkait ekspektasi karena ceritanya juga hits, itu cukup membuat kita berhati-hati dalam memerankan karakternya agar sesuai dengan apa yang diharapkan”.

Keseruan acara ditutup dengan sesi karaoke bersama yang dipandu oleh Sandy Pradana, membuat interaksi antara pemain dan penggemar semakin akrab. Membawa tema "Rejects Fighting for Recognition", WeTV Original “12 IPA 4” menjanjikan sebuah drama sekolah yang segar, memadukan romansa, persahabatan, dan perjuangan meraih mimpi yang sangat relevan dengan generasi muda saat ini.

Nantikan keseruan kisah mereka hanya di WeTV. Pastikan untuk terus memantau kanal media sosial resmi WeTV Indonesia untuk mendapatkan informasi terbaru dan konten eksklusif selama proses produksi berlangsung!

MD Pictures Rilis Teaser Trailer dan Poster Film "402: Rumah Sakit Angker Korea", Adaptasi Box Office Film Horor dari Korea


Jakarta, 16 April 2026 – MD Pictures secara resmi memperkenalkan proyek horor paling ambisius tahun ini yang akan hadir menjadi penerus kesuksesan besar setelah era Danur. Bertempat di Jakarta, MD Pictures merilis official teaser trailer dan teaser poster untuk film "402: Rumah Sakit Angker Korea", sebuah adaptasi resmi dari film horor Korea Selatan, Gonjiam: Haunted Asylum, yang sempat mengguncang dunia pada 2018.

​Acara peluncuran ini dihadiri oleh Manoj Punjabi (CEO & Founder MD Entertainment), sutradara Anggy Umbara, penulis skenario dan produser kreatif Lele Laila, serta jajaran cast utama: Arbani Yasiz, Saputra Kori, Elang El Gibran, Diandra Agatha, Lea Ciarachel, dan Aylena Fusil. Tak ketinggalan, influencer Jang Han-Sol turut hadir menyapa media melalui video greetings spesial dari Korea Selatan.


Menghidupkan Kembali Legenda Rumah Sakit Angker

​Sebagai informasi, film orisinalnya, Gonjiam: Haunted Asylum, terinspirasi dari Rumah Sakit Jiwa Gonjiam yang nyata di Gwangju, Korea. Dikenal sebagai salah satu lokasi paling angker di dunia versi CNN. Kesuksesan film aslinya terletak pada atmosfer mencekam dari sebuah tayangan live streaming yang berujung maut.

​Dalam versi MD Pictures, premis ini dikembangkan menjadi sesuatu yang agak berbeda, lebih dalam dan mencekam. Tentang empat YouTuber horor yang terobsesi mengejar angka 3 juta penonton live streaming nekat mendatangi Rumah Sakit Angker di Korea. Namun, ambisi digital ini justru menyeret mereka ke dalam serangkaian gangguan yang tidak masuk akal, menguji batas kewarasan mereka di depan kamera yang terus menyala.

Manoj Punjabi mengungkapkan, "Kita tahu betapa kuatnya pengaruh Gonjiam: Haunted Asylum secara global. Melalui 402: Rumah Sakit Angker Korea, kami ingin memberikan pengalaman baru dengan twist yang lebih berani dan relevansi yang kuat dengan fenomena konten kreator saat ini."

Sisi Gelap Arbani Yasiz & Momen Ikonik

​Salah satu daya tarik utama film ini adalah transformasi Arbani Yasiz. Dikenal dengan peran-peran protagonis yang manis, di film ini Arbani akan menampilkan sisi yang jauh lebih kelam dan penuh misteri. Karakter yang ia mainkan dirancang untuk memancing emosi penonton, sosok yang tidak hanya berjuang melawan gangguan luar, tetapi juga menyimpan rahasia yang akan membuat penonton merasa "gregetan".

​"Peran saya di film ini pastinya menantang banget dan sangat berbeda dari apa pun yang pernah saya mainkan sebelumnya. Penonton akan melihat versi Arbani yang benar-benar baru, yang mungkin akan membuat kalian bertanya-tanya tentang motif asli karakter ini di sepanjang film," ujar Arbani penuh teka-teki.

​Selain itu, ketegangan film ini juga terbilang menjanjikan. Suasana mencekam sudah terlihat lewat teaser trailer yang memperlihatkan adegan ikonik yang diadaptasi dari film aslinya dan yang paling ditunggu: karakter Bara (Elang El Gibran) memasukkan tangannya ke dalam lubang gelap di sebuah peti mati.

Akan semencekam apa film "402: Rumah Sakit Angker Korea"? Film yang digadang-gadang menjadi film horor terbaik sutradara Anggy Umbara ini dijadwalkan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 9 Juli 2026.

Rabu, 15 April 2026

Meriahnya Gala Premiere "Kupilih Jalur Langit" yang Bikin Baper Berjamaah: Ketika Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Tertinggal di Masa Lalu

Jakarta, 15 April 2026 – Setelah sukses mengguncang Malang dan Surabaya dengan tiket Gala Premiere yang ludes terjual (sold out), MD Pictures bersama Manara Films kembali membawa fenomena "Jalur Langit" ke ibu kota dengan menggelar Gala Premiere dan Press Conference film "Kupilih Jalur Langit" yang dilangsungkan dengan meriah di Epicentrum XXI pada Rabu 15 April 2026.

​Acara ini dihadiri oleh sang visioner produser Manoj Punjabi, sutradara Archie Hekagery, serta jajaran pemain lintas generasi yang tampil memukau: Zee Asadel, Emir Mahira, Ratu Rafa, Ardit Erwandha, Neneng Wulandari, Irgi Fahrezi, Putri Ayudia, Surya Saputra, dan Dina Lorenza. Kehadiran mereka di red carpet disambut histeria penggemar yang sudah tak sabar menyaksikan transformasi Zee Asadel menjadi seorang istri muda yang tegar.

Manoj Punjabi: "Ini Bukan Sekadar Cerita Religi Biasa"

​Dalam sesi konferensi pers, Manoj Punjabi mengungkapkan alasan kuat mengapa MD Pictures sangat serius menggarap IP terbaru dari Elizasifaa ini.

​"Kisah yang dibawa Eliza selalu punya daya ledak karena kejujurannya. Lewat 'Kupilih Jalur Langit', kami ingin memberikan perspektif baru bagi Gen Z tentang pernikahan muda. Ini adalah potret nyata tentang apa yang terjadi jika akad sudah diucap, namun ada rahasia dan 'unfinished business' yang belum tuntas. Film ini adalah perjalanan spiritual sekaligus emosional yang sangat autentik," tegas Manoj Punjabi.

Gemasnya Candaan Zee & Emir

​Momen yang paling banyak mengundang tawa sekaligus rasa gemas adalah saat Zee Asadel dan Emir Mahira saling melempar candaan mengenai peran mereka sebagai pasangan suami istri yang "berjarak" di film ini.

​"Jujur ya, memerankan Amira itu capek hati banget. Bayangin, ekspektasi nikah muda itu kan akan sweet dan pacaran halal setiap hari, tapi realitanya aku malah harus ngadepin suami yang super dingin! Aku rasanya jadi orang asing di rumah sendiri," ungkap Zee. Sementara Emir Mahira mengungkapkan, "wah, itu bukan dingin tanpa alasan. Furqon itu bukannya nggak sayang, tapi dia lagi 'tersesat' di masa lalunya sendiri," ucapnya.

Saat Jalur Bumi Mentok, Biarkan Langit yang Mengambil Alih

"Kupilih Jalur Langit" menceritakan Amira (Zee Asadel), seorang santriwati cerdas dan penuh energi yang dunianya terasa sempurna saat dijodohkan dengan Furqon (Emir Mahira), ustadz muda yang lama ia kagumi. Namun, kebahagiaan itu runtuh di malam pertama. Furqon seolah memiliki tembok besar yang memisahkannya dengan Amira.

​Kehadiran bayang-bayang Dara (Ratu Rafa), wanita dari masa lalu Furqon, perlahan mulai terungkap sebagai duri dalam daging pernikahan mereka. Di tengah rasa insecure dan pengabaian, Amira membuktikan bahwa senjata terkuat seorang perempuan bukanlah melabrak masa lalu, melainkan memasrahkan segalanya pada sepertiga malam.

Siap Menangis & Baper Berjamaah?

​Didukung oleh penampilan akting dari Ardit Erwandha dan Neneng Risma yang memberikan bumbu komedi segar, serta kehadiran aktor senior seperti Surya Saputra, Putri Ayudia, Dina Lorenza, dan Irgi Fahrezi, film ini menjanjikan paket lengkap drama keluarga dan romansa religi yang belum pernah ada sebelumnya.

​Bersiaplah menyaksikan perjuangan hati Amira dalam "Kupilih Jalur Langit", tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.

​Jangan lewatkan setiap bocoran dan keseruan di balik layar melalui akun resmi Instagram/TikTok: @kupilihjalurlangitmovie & @mdpictures_official.

Wajah Hilang Dikuliti: Teror Sadis ‘Badut Gendong’ Resmi Diperkenalkan sebagai Ancaman Baru di Universe Qodrat


Jakarta, 15 April 2026 — Setelah merilis first look melalui unggahan resminya, MAGMA Entertainment kini merilis teaser trailer film Badut Gendong. Melalui cuplikan teaser ini, sosok Badut Gendong secara resmi diperkenalkan sebagai bagian terbaru dari semesta Qodrat. Film garapan sutradara Charles Gozali ini hadir layaknya mimpi buruk yang dirancang untuk mendefinisikan ulang standar teror dalam industri perfilman Indonesia.

​Kengerian bermula dari sebuah kampung yang tenang, yang seketika berubah menjadi ladang pembantaian tanpa menyisakan ruang untuk bernapas. Teaser trailer berdurasi singkat tersebut menyuguhkan kepingan misteri yang brutal: para korban ditemukan tewas dengan kondisi wajah yang hilang, dikuliti dengan presisi yang mengerikan.

​Di tengah kepanikan yang mencekam, sosok Badut Gendong muncul sebagai entitas yang mengintai dari balik bayang-bayang, menjelma menjadi ikon teror baru yang dingin dan tak tersentuh.

​Muncul teka-teki besar: apakah Darso (diperankan oleh Marthino Lio) selaku pemilik Badut Gendong memiliki kaitan langsung dengan kematian warga desa? Ataukah ada kekuatan jahat lain yang bersembunyi di balik topeng tersebut?

​Mengapa sosok ini begitu haus akan wajah manusia? Dan di manakah posisi entitas ini dalam peta kekuatan mistis semesta Qodrat? Deretan pertanyaan inilah yang akan menyeret penonton untuk menyelami sisi tergelap manusia dan kekuatan gaib yang merasukinya.

​Sutradara Charles Gozali memberikan sedikit bocoran mengenai kompleksitas cerita yang ia bangun. Ia menegaskan bahwa karakter Badut Gendong merupakan salah satu pencapaian kreatif paling mendalam yang pernah dibentuk untuk semesta Qodrat.

​"Kisah yang melibatkan Darso dan Badut Gendong adalah sebuah tragedi berdarah yang menyuguhkan warna baru bagi karya MAGMA Entertainment," ungkapnya. Layaknya sebuah perpaduan antara duka yang lara dan kegilaan yang eksplosif.

​Atmosfer mencekam ini semakin diperkuat oleh performa transformatif dari Marthino Lio, yang didukung oleh talenta papan atas seperti Derby Romero, Clara Bernadeth, Dayinta Melira, Iskak Khivano, Vonny Anggraini, Jose Rizal Manua hingga kehadiran aktor laga legendaris Barry Prima. Sinergi jajaran pemain ini menjanjikan pengalaman horor-aksi yang tidak hanya menguji nyali, tetapi juga meninggalkan bekas trauma yang menghantui.

Persiapkan diri Anda untuk menyaksikan lahirnya legenda horor yang akan mengubah wajah ketakutan Anda. Badut Gendong dijadwalkan meneror seluruh bioskop di Indonesia mulai 27 Mei 2026, bertepatan dengan momen libur Lebaran Idul Adha. Ikuti jejak terornya dan temukan jawaban di balik misteri kulit wajah yang hilang melalui kanal media sosial resmi di @magmaent dan @badutgendong.

Menikah Langsung Mesra, Realita: Gak Dikasih Nafkah Batin! Lakukan 5 Hal Ini Kalau "Pacaran Setelah Menikah" Kamu Gagal Total

Siapa, sih, yang nggak baper bayangin indahnya pacaran setelah menikah? Mandi pahala, pegangan tangan halal, sampai bangun tidur ada yang ma...