Jakarta, 28 September 2026 — Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah garapan sutradara Rizal Mantovani, persembahan Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment menggebrak dengan terobosan baru lewat horor eksorsisme Indonesia yang skalanya lebih besar dan naik kelas! Tayang di layar besar IMAX, penonton mendapatkan teror entitas kuno Rephaim yang kembali datang untuk menuntut apa yang telah diperbuat leluhur manusia di masa lalu.
Kekuatan yang begitu mustahil untuk dikalahkan, bahkan dampaknya tak hanya dialami satu keluarga, tapi seluruh kota. Dua Romo Eksorsis kita, yang kini kembali dari film pertama Kuasa Gelap, Romo Rendra (Lukman Sardi) dan Romo Thomas (Jerome Kurnia), tampak menemukan keraguan atas iman mereka saat menghadapi Rephaim.
Perjalanan menyelamatkan nyawa Daniel (Venly Arauna), anak muda yang harus menanggung konsekuensi atas pilihan orang tua dan neneknya, menjadi sebuah perjalanan spiritual dalam menemukan kembali iman. Di tengah teror-teror yang menegangkan dengan visual adegan penuh risiko, serta tata suara yang belum pernah hadir, kini memberikan pengalaman kita menonton menjadi semakin nyata teror itu.
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menunjukkan, bahwa apa yang disembunyikan, akan selalu ditagih. Kuasa Gelap akan terus berusaha meruntuhkan keimanan manusia, bahkan di masa tersulit kita. Namun, perjalanan Romo Rendra dan Romo Thomas, juga akan memberi kita petunjuk bahwa Kuasa Tuhan lebih besar. Menjadikan film ini relevan untuk ditonton masyarakat Indonesia yang membutuhkan healing dan tidak kehilangan iman di saat sulit.
Disutradarai Rizal Mantovani, film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah diproduseri oleh Robert Ronny dan Prima Taufik. Film ini ditulis oleh Robert Ronny bersama Andri Cahyadi.
“Kami selalu ingin membuat film yang relatable untuk penonton. Dengan kondisi Indonesia seperti sekarang ini saya yakin banyak orang yang akan merasa relate dengan karakter Halim yang merasa frustasi dan powerless, yang akhirnya kehilangan imannya. Di film ini kami mencoba untuk mengingatkan bahwa Tuhan selalu ada untuk kita dan Tuhan selalu setia menunggu kita untuk kembali ke jalan-Nya,” ujar penulis dan produser Robert Ronny.
“Di film ini, ada karakter yang membawa teror sangat besar, dari sebuah entitas kuno, bernama Rephaim. Rephaim sebenarnya terikat pada dominion (wilayah) lokasi tempat mereka berada. Sebab itu, di film ini, terornya bukan hanya pada satu keluarga tapi seluruh kota. Mewujudkan teror dengan skala besar inilah yang juga menjadi tantangan. Di film ini, Rephaim ingin disembah oleh manusia, dengan kompensasi berupa nyawa, dan ini akan selalu menjadi pengingat kita bahwa setiap perbuatan selalu akan ada konsekuensinya, termasuk dosa yang kita perbuat,” ujar sutradara Rizal Mantovani.
“Tidak banyak film Indonesia yang bisa hadir sekaligus di IMAX, 4DX, dan Magnify 8. Ketiga format ini punya standar kualitas yang ketat, dan fakta bahwa Kuasa Gelap: Perjanjian Darah lolos dari ketiganya adalah pernyataan tentang ke mana produksi film Indonesia bisa pergi. Cerita Indonesia layak mendapat panggung terbesar,” ujar produser eksekutif Andi Boediman.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dibintangi oleh Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.
Bagi Lukman Sardi, memerankan Romo Rendra, seorang Romo Eksorsis, memberikan wawasan berharga baginya. Peran Romo Rendra di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah sendiri menjadi yang kedua kali, setelah pertama kali di sekuelnya yang sukses mencetak blockbuster.
Di sekuelnya ini, masa lalu Romo Rendra digali lebih dalam. Menunjukkan perjalanan emosional seorang Romo yang menghadapi keraguan iman, di saat ia harus menolong orang dari teror Kuasa Gelap.
“Penonton akan dibawa lebih dalam dengan cerita latar belakangnya Romo Rendra. Penonton akan diajak mengikuti bagaimana Romo Rendra harus menghadapi masa lalunya. Di momen-momen itulah saya juga berefleksi bahwa manusia kerap menemukan keraguan terhadap imannya, dan kita ragu akan Kuasa Tuhan. Film ini mengingatkan kita kembali betapa besarnya Kuasa Tuhan menyelamatkan kita dari keraguan,” ujar Lukman Sardi.
Dengan skala produksi yang lebih besar, Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment juga turut berkolaborasi dengan banyak jajaran produser eksekutif. Selain Andi Boediman, jajaran produser eksekutif turut diisi oleh Ardi Setiadharma, Arya Setiadharma, Acha Septriasa, Jerome Kurnia, Steven Sugianto, Vicky Saputra, dan Nelson Mok. Film ini menjadi produksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment yang turut didukung oleh Legacy Pictures, SRN, Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Mokster Films, dan Netzme Gateway.
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026. Tak hanya di bioskop reguler, film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga akan tayang dengan cinematic experience yang lebih imersif di bioskop IMAX XXI, 4DX CGV, dan Magnify 8 Cinepolis.
Ikuti informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @kuasagelap.id dan saksikan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mulai 8 Oktober 2026 di seluruh bioskop Indonesia.
AKUN MEDIA SOSIAL
Instagram : paragonpictures id | @kuasagelap.id
Twitter/X : paragonpics_
Tiktok : paragonpictures.id
Youtube : Paragon Pictures
Facebook : Paragon Pictures
Hashtag : #KuasaGelap #KuasaGelapPerjanjianDarah
TENTANG PARAGON PICTURES
Berdiri sejak tahun 2019, Paragon Pictures berfokus pada pengembangan, produksi, pemasaran, dan distribusi film untuk pasar Indonesia maupun global. Beberapa karya yang telah dirilis antara lain Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?, Tak Ingin Usai Di Sini, The Most Beautiful Girl in the World, Kuasa Gelap, Kalian Pantas Mati, Backstage, dan Losmen Bu Broto.
TENTANG IDEOSOURCE ENTERTAINMENT
Ideosource Entertainment adalah perusahaan hiburan yang berinvestasi di industri film dan ekosistemnya. Hingga kini, Ideosource Entertainment telah berinvestasi di 23 film layar lebar, termasuk Qodrat, Keluarga Cemara, Gundala dan Bebas.
TENTANG LEGACY PICTURES
Berdiri sejak tahun 2011, Legacy Pictures berkomitmen mendukung insan-insan kreatif perfilman. Indonesia dalam menghasilkan karya yang berkualitas. Sejumlah film nasional box office yang turut didukung oleh Legacy Pictures di antaranya adalah Ada Apa dengan Cinta 2, Pengabdi Setan 2: Communion, Agak Laen, The Architecture of Love, dan Siksa Kubur.
TENTANG SRN
SRN Production (PT Selaras Raya Nusantara) adalah perusahaan kreatif yang bergerak di bidang produksi, talent management, dan kolaborasi strategis di industri hiburan Indonesia. Berkomitmen menghadirkan karya berkualitas melalui film, konten digital, dan kemitraan dengan berbagai brand, SRN terus mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif nasional.
TENTANG VIRTUELINES
Virtuelines adalah perusahaan produksi film asal Indonesia yang didirikan oleh Arya dan Ardi Setiadharma, investor di ekosistem startup Indonesia. Mereka membawa keahlian bisnis ke industri film bersama Acha Septriasa. Virtuelines telah berinvestasi di berbagai film seperti Pemukiman Setan, Kuasa Gelap, dan Qodrat 2.
TENTANG WOW MULTINET PICTURES
Wow Multinet Pictures adalah perusahaan investasi yang berfokus pada pembiayaan dan produksi bersama film-film Indonesia. WMP mengutamakan proyek berkualitas tinggi dengan potensi penonton yang luas, membangun kemitraan strategis dengan pelaku industri, serta menerapkan investasi demi pertumbuhan industri.
TENTANG MOKSTER FILMS
Mokster Films adalah perusahaan investasi dan penjualan yang berfokus pada konten produksi Asia. Mengkhususkan diri dalam penjualan internasional, pengembangan, dan pembiayaan film, Mokster Films menjembatani para pembuat film Asia dengan penonton global.
TENTANG NETZME GATEWAY
PT Netzme Kreasi Indonesia ("Netzme") adalah Perusahaan Jasa Pembayaran Kategori 1 berlisensi Bank Indonesia yang fokus menyediakan solusi pembayaran digital aman dan mudah diakses, khususnya bagi UMKM. Melalui layanan berbasis QRIS, Netzme mendukung kebutuhan pelaku usaha sekaligus memperluas literasi digital. Saat ini Netzme telah bermitra dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jakpreneur—sebagai wujud komitment dalam membuka akses teknologi digital bagi UMKM di seluruh Indonesia.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar