Jakarta, 21 Oktober 2026 — Rumah produksi Starvision menghadirkan karya terbaru lewat film berjudul Datang Akan Pergi, yang ditulis dan disutradarai oleh Upi, dari produser Chand Parwez Servia. Lewat first look yang dirilis, film Datang Akan Pergi memperlihatkan kisah horor di antara banyaknya anak-anak muda yang hilang, dan petualangan misterius di tengah hutan.
First look Datang Akan Pergi menampilkan potongan-potongan adegan saat anak-anak muda tengah berpetualang ke hutan. Namun, dalam kilasan-kilasannya juga muncul kisah misterius di sebuah hutan, saat orang-orang bertopeng mengejar mereka yang tengah camping.
Dua pemeran yang mencuri perhatian di first look adalah aktor muda Iqby Gazza, yang akan menjadi pemeran utamanya, serta Shareefa Daanish, yang tampil dengan eksplorasi karakter yang berbeda. Film ini sekaligus menjadi debut Iqby.
Dengan backsound lagu Sampai Jumpa dari grup band Endank Soekamti, nuansa film ini yang awalnya terlihat cerah dan ceria pun berubah menjadi seperti sebuah teror perburuan di tengah hutan.
“Starvision selalu menghadirkan karya-karya yang fresh dengan bentuk-bentuk baru. Namun, yang terpenting juga mengangkat cerita dari keresahan yang dekat dengan penonton. Lewat film Datang Akan Pergi, Starvision ingin menghadirkan pengalaman horor yang berbeda dan belum pernah kami eksplorasi sebelumnya,” ujar produser Chand Parwez Servia.
“Pengalaman yang sangat menyenangkan bisa bekerja sama dengan para kru yang jauh lebih muda generasinya dari saya, dan jajaran aktor yang juga muda, memberikan energi baru dalam eksplorasi berkarya. Datang Akan Pergi akan membawa cerita drama coming of age yang dibalut dengan horor-misteri, yang bisa dibilang ini menjadi tantangan baru secara teknis pengerjaannya bagi saya, setelah mengambil jeda setahun syuting,” ujar penulis dan sutradara Upi.
Selain Iqby dan Shareefa Daanish, film Datang Akan Pergi juga dibintangi oleh Jeremie Moeremans, Nicholas Anderson, Baim Alkatiri, Widuri Puteri, Razan Zu, Surya Saputra, Marissa Anita, Keysha Angelica, Zack Lee, Ratu Felisha, Okan Kornelius, Izabel Jahja, Jofa Knoch, Anasya Makahekum, Arkhan Daud, Alesia Nishka, Gilbert Pattiruhu, Haydar Salishz, Sari Nila, Ina Rosalien, Afrian Arisandy, Dara Warganegara, Yeremia Luddin, Daffa Saputra, dan Farell Akbar, serta penampilan spesial dari grup band Sukses Lancar Rejeki.
Bersama Starvision, Upi telah dipercaya untuk menulis judul-judul film ikonis dan sukses secara blockbuster, di antaranya Petaka Gunung Gede (2025), dan Agensi Rumah Tangga (2026).
Film Datang Akan Pergi akan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 Desember 2026. Ikuti perkembangan terbaru film Datang Akan Pergi melalui akun media sosial resmi di Instagram @starvisionplus, @filmdatangakanpergi, dan TikTok @StarvisionMovie.
Sinopsis
Setelah tragedi hilangnya sang adik yang menghancurkan keluarganya, Bara hidup dalam rasa bersalah. Saat merayakan perpisahan sekolah ke hutan bersama para sahabatnya mereka bertemu sekelompok orang yang sedang melakukan ritual. Niat bersenang-senang berubah menjadi bencana. Bara dihadapkan dengan ketakutan terbesarnya!
Pemain dan Tim Produksi
|
Pemeran |
Peran |
|---|---|
|
Iqby Gazza |
Bara |
|
Jeremie Moeremans |
Rafa |
|
Nicholas Anderson |
David |
|
Baim Alkatiri |
Momon |
|
Widuri Puteri |
Luna |
|
Razan Zu |
Jeka |
|
Surya Saputra |
Latif Idris |
|
Marissa Anita |
Salma Amira |
|
Shareefa Daanish |
Ibu Agung |
|
Keysha Angelica |
Kesya Elfara |
|
Zack Lee |
Charles |
|
Ratu Felisha |
Erika |
|
Okan Kornelius |
Darmadi |
|
Izabel Jahja |
Melanie |
|
Jofa Knoch |
Hana |
|
Anasya Makahekum |
Anya |
|
Arkhan Daud |
Jefri |
|
Alesia Nishka |
Viona |
|
Gilbert Pattiruhu |
Birowo |
|
Haydar Salishz |
Ali Maruf |
|
Afrian Arisandy |
Malik |
|
Sari Nila |
Mama Rafa |
|
Ina Rosalien |
Pembawa Acara |
|
Dara Warganegara |
Wanita Pendoa |
|
Yeremia Luddin |
Genk Jeka 1 |
|
Daffa Saputra |
Genk Jeka 2 |
|
Farell Akbar |
Genk Jeka 3 |
|
Sukses Lancar Rejeki |
Band |
Tim Produksi
- Produksi: Starvision
- Produser: Chand Parwez Servia, Riza, Mithu Nisar
- Sutradara: Upi
- Produser Eksekutif: Reza Servia, Amrit Dido Servia, Raza Servia
- Produser Lini: Rini Atmodjo, Suryo Wiyogo
- Penulis Skenario: Upi
- Pengarah Artistik: Jafar
- Penata Kamera: Bagoes Tresna Adji
- Penyunting Gambar: Teguh Raharjo
- Penata Suara: Aditya Trisnawan
- Perekam Suara: Djoko Setiadi
- Penata Musik: Aghi Narottama
- Penata Warna: Chressandy Rorimpandey
- Penata Grafis & VFX: The Organism
- Penata Rias & Efek: Ernaka Puspita Dewi
- Penata Busana: Jeanne Elizabeth Fam
- Penata Peran: Arief Havidz, Nuni Nuchman
- Perancang Poster: Evan Wijaya
-
OST:
- Sampai Jumpa – Endank Soekamti
- Libur Seminggu – Sukses Lancar Rejeki
- Ke Pasar Bareng Emak – Sukses Lancar Rejeki
- Maling – Sukses Lancar Rejeki
- Gak Nyaman – Sukses Lancar Rejeki
Tentang Starvision
Starvision merupakan salah satu rumah produksi film dan televisi paling berpengaruh dan terkemuka di Indonesia, dengan rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam membentuk lanskap hiburan nasional. Di bawah kepemimpinan visioner pendiri sekaligus produser Chand Parwez Servia, perusahaan ini dikenal konsisten menghadirkan kisah-kisah yang mampu menyentuh dan dekat dengan hati penonton Indonesia.
Setiap tahunnya, Starvision merilis sekitar sepuluh judul film layar lebar, menjadikannya salah satu pemain paling stabil dan dapat diandalkan di pasar film nasional. Keistimewaan Starvision terletak pada keberanian untuk berinvestasi secara mandiri di seluruh proyeknya, sebuah komitmen yang menegaskan kemandirian kreatif sekaligus kualitas dan konsistensi dalam setiap produksi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Starvision telah melahirkan sejumlah film box office yang sukses besar dan banyak diperbincangkan, di antaranya Petaka Gunung Gede, Sekawan Limo, 172 Days, Komang, Imperfect, Cek Toko Sebelah, dan Dua Garis Biru. Film-film tersebut menunjukkan kekuatan Starvision dalam menghadirkan hiburan yang tidak hanya komersial, tetapi juga penuh makna—meneguhkan posisi Starvision sebagai nama terpercaya bagi penonton, mitra, maupun kolaborator di industri perfilman Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar