Selasa, 28 Juli 2026

Dua Talenta Muda The Icon SCTV Siap Hiasi Blantika Musik Indonesia: Vedra dan Felicia Gandeng Pencipta Lagu Hits Tanah Air untuk Single Perdana

JAKARTA, 24 JULI 2026 — Digelar sejak 13 April 2026 di SCTV dan platform streaming Vidio, ajang pencarian bakat The Icon Indonesia hadir untuk mencetak ikon baru industri musik tanah air dengan vokal mumpuni dan karakter yang kuat.

​Kini, dua finalis terbaiknya, Vedra dan Felicia, siap melangkah ke panggung profesional dan menandai debut mereka di industri musik Indonesia melalui rilis single perdana dalam waktu dekat.

​Langkah awal kedua penyanyi muda ini didukung penuh oleh deretan komposer atau pencipta lagu hitmaker papan atas Indonesia. Single perdana mereka membawakan warna emosi yang mendalam, sekaligus membuktikan kematangan musikalitas mereka.

Vedra Victoria — "Kronologi": Narasi Pelampiasan dan Ketidakpastian Rasa Garapan Alam Urbach

​Gadis muda kelahiran Batam, 11 Februari 2010 ini dikenal publik lewat karakter vokal pop ballad yang tebal, kuat, serta kaya akan emosi. Tidak hanya mengandalkan power vocal, Vedra Victoria Zhiping Sibuea juga dikenal sebagai seorang multi talented musician yang piawai memainkan gitar dan piano, membawakan persona seorang chic-elegant singer-songwriter yang cerdas di panggung.

​Untuk single perdananya yang berjudul "Kronologi", Vedra dipercaya membawakan karya ciptaan Alam Urbach, sosok di balik lahirnya lagu-lagu legendaris Indonesia seperti "Kau Adalah" (Isyana Sarasvati feat Rayi Putra), Katakan Tidak (Afgan) serta "Kamu Yang Ku Tunggu" (Rossa, Afgan).

"Kronologi" merangkai cerita tentang dinamika hubungan yang mendingin secara tiba-tiba. Lagu ini memotret fase ketika rasa cinta yang semula menggelora perlahan menguap dalam waktu singkat, meninggalkan pertanyaan besar: Apakah ini sekadar kebosanan, kepalsuan rasa, atau bentuk pelampiasan emosi semata?

Felicia Angelica — "Masalahnya": Kontradiksi Hati dan Logika Ciptaan Iqbal Siregar

​Sementara itu, Felicia Angelica, finalis muda asal Tangerang kelahiran 26 Desember 2011, bukanlah nama baru dalam panggung kompetisi bernyanyi. Sebelum melangkah di The Icon SCTV, Felicia telah membuktikan kualitasnya dengan meraih gelar Juara 1 Star Voice Junior. Dengan reputasi vokal yang matang, vibe musikal teatrikal, serta kedalaman ekspresi, Felicia kerap memukau penonton lewat pembawaannya yang emosional.

​Single debut Felicia bertajuk "Masalahnya" lahir dari tangan dingin Iqbal Siregar, Denis Ligia, Faishal M. Fasya. Iqbal Siregar dikenal sebagai pencipta lagu dan hitmaker kenamaan yang sukses melahirkan deretan karya populer Indonesia seperti "Sialan" (Juicy Luicy & Adrian Khalif), "Kacamata" (Afgan),hingga "Alamak" (Adrian Khalif & Rizky Febian). Faishal M. Fasya merupakan produser musik, pencipta lagu dan musisi, dikenal lewat karya hitsnya seperti "Lampu Kuning" dan "Sialan".

​Sedangkan Denis Ligia adalah gitaris sekaligus pencipta lagu dari grup musik Juicy Luicy yang dikenal lewat karya karyanya seperti, "Lantas", "Sialan" dan "Asing".

"Masalahnya" mengangkat pergolakan batin seseorang yang terjebak di antara logika dan perasaan. Secara sadar, logika menuntutnya untuk melupakan dan melangkah pergi, namun hati kecilnya terus memilih untuk rindu dan kembali, meski ia tahu sang kekasih tak akan pernah berubah.

​Kedua finalis Felicia dan Vedra berhasil membawakan kedua karya mereka dengan baik di panggung The Icon Indonesia Senin malam lalu tidak hanya menuai pujian dari para juri, tetapi juga mencuri perhatian penonton. Kehangatan yang tercipta di panggung tersebut menjadi sinyal positif menjelang perilisan resmi kedua single debut mereka di seluruh platform musik digital pada 3 Agustus 2026.

Trinity Optima Production (TOP)

Trinity Optima Production (TOP) atau @trinityoptima adalah pionir label musik yang mencakup manajemen artis di Indonesia di bawah naungan Trinity Entertainment Group (TEG). Mengusung misi "Nurturing STARS to Inspire Happiness", TOP telah berhasil mengorbitkan berbagai talenta berbakat di Indonesia di bidang musik dan hiburan seperti Afgan, Ungu, Maudy Ayunda, Armand Maulana, Mawar De Jongh dan Naura Ayu. TOP berfokus kepada A&R (Artist & Repertoire) yakni menggali bakat dan brand positioning talent, perencanaan peluang dan tampilan, pemasaran, sampai pengelolaan komersial brand untuk klien internal maupun eksternal TOP.

​Follow us: Ig @trinityoptima, Tiktok @trinityoptimap

Kronologi Lirik - Vedra

​Entah apa dan mengapa

Aku sudah tak ada rasa

Darahku yang cepat berubah

Kau buatku ingin cepat pisah

​Tahu mengapa aku tak cinta

Lagi padamu, sang pesona

Apa karena bosan saja

Apa karena ku peran jahatnya

​Mengapa jatuh cinta itu tidak selamanya

Mengapa hanya dua bulan saja

Kau mungkin hanya berlintasan saja

Oh, indahnya

Hanya dua minggu lalu biasa

Hanya memuaskan separuh jiwa

Sebab marah yang ku bawa

Kau pelampiasanku

Tahu mengapa aku tak cinta lagi

Padamu, sang pesona

Apa karena bosan

Apa karena ku peran jahatnya

Mengapa jatuh cinta itu tidak selamanya

Mengapa hanya dua bulan saja

Kau mungkin hanya berlintasan saja

Oh, indahnya

Hanya dua minggu lalu biasa

Hanya memuaskan separuh jiwa

Marah yang ku bawa

Kau pelampiasanku

Masalahnya Lirik - Felicia

Sebelum lelap di malam tadi

Ku janji esok pasti kan jadi

Hari pertama ku lupakan dia

Tapi sepertinya, ku tak berhasil

Kepalaku bilang pergi yang jauh

Ingat air mata yang dulu

Tapi sayang sekali, hatiku rindu

Jatuh, ku tak takut

Untukmu, ku jemput

Ke langit atau laut

Masalahnya, aku tahu kau yang sebenar-benarnya

Masalahnya, aku tahu manusia tak mungkin berubah

Janji besok, ku tak kalah

Tapi ada kala ku goyah

Lupa sumpah kemarin

Lupakanmu mulai hari ini

Sebangun tidurku pagi tadi (ku bisikan)

Jangan ingat dia hari ini

Tapi sayang sekali, hatiku rindu

Jatuh, ku tak takut

Untukmu, ku jemput

Ke langit atau laut

Masalahnya, aku tahu kau yang sebenar-benarnya

Masalahnya, aku tahu manusia tak mungkin berubah

Janji besok, ku tak kalah

Tapi ada kala ku goyah

Lupa sumpah kemarin

Lupakanmu mulai hari ini

Bahkan tidur malam saja, ku tak berani

Takutnya ada kau di mimpi

Melibatkanmu ku lemah, tahu sendiri

Siang sampai ke larut

Kau ajak ku ikut

Ke langit atau laut

Bahkan tidur malam saja, ku tak berani

Takutnya ada kau di mimpi

Melibatkanmu ku lemah, tahu sendiri

Siang sampai ke larut

Kau ajak ku ikut

Ke langit atau laut

Masalahnya, aku tahu kau yang sebenar-benarnya

Masalahnya, aku tahu manusia tak mungkin berubah

Janji besok, ku tak kalah

Tapi ada kala ku goyah

Lupa sumpah kemarin

Lupakanmu mulai hari ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aston Villa Puji Kualitas Rumput Stadion Utama GBK, Unai Emery Sebut Setara Standar Premier League

[Rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta]  ​ Jakarta – Sabtu, 1 Agustus 2026 – Persiapan Aston Villa Pre-Season Tour Indon...