Chef pastri asal Indonesia, Luvita Ho, berhasil menjadi juara dalam variety show kompetisi dessert tingkat Asia Bite Me Sweet yang tayang di Viu. Kemenangan ini membawa Luvita ke Singapura untuk membuka pop-up store pertamanya di luar negeri.
Bite Me Sweet mempertemukan lima chef pastri dari Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Hong Kong dengan lima rising star Korea Selatan sebagai muse mereka. Dalam setiap babak, peserta ditantang membuat dessert yang sesuai dengan karakter muse masing-masing. Kompetisi ini tidak hanya menilai rasa dan teknik, tetapi juga bagaimana peserta menerjemahkan tema menjadi hidangan yang memiliki cerita dan karakter kuat.
Luvita dipasangkan dengan aktor Korea, Lee Saeon. Selama kompetisi berlangsung, ia harus menghadapi berbagai tantangan dengan bahan rahasia dan tema berbeda di setiap babak. Saat diumumkan sebagai pemenang, Luvita mengaku tidak menyangka bisa membawa pulang gelar juara sekaligus kesempatan membuka pop-up store di Singapura.
"Jujur gak menyangka sama sekali. Kaget dan pastinya bersyukur banget. Syuting kompetisi di Korea kemarin benar-benar menguras energi dan emosi, jadi pas diumumkan menang, rasanya semua kerja keras dan malam tanpa tidur itu terbayar lunas," ujar Luvita Ho.
Di antara peserta lain, Luvita mencuri perhatian lewat dessert yang dinilai memiliki karakter kuat. Ia dikenal mampu memadukan visual, rasa, tekstur, dan sentuhan bahan Korea ke dalam dessert buatannya tanpa kehilangan identitas gayanya sendiri.
Menurut Luvita, keseimbangan rasa dan tekstur menjadi faktor penting yang membuat hidangannya menonjol di mata juri. "Menurutku keseimbangan antara rasa dan tekstur itu yang bikin hidangan aku punya karakter kuat di mata juri," katanya.
Sebagai pemenang utama, Luvita mendapat kesempatan membuka pop-up store di Mandai Wildlife Reserve, Singapura, pada Maret 2026. Dalam grand opening tersebut, ia menghadirkan konsep dessert bertema Luvita and Saeon in Season yang sebelumnya menjadi misi terakhir dalam kompetisi.
Setiap dessert terinspirasi dari musim dan cita rasa Korea. Menu summer hadir dalam bentuk mousse dengan makgeolli, minuman fermentasi khas Korea. Untuk winter, Luvita membuat choux dengan sentuhan doenjang. Sementara itu, spring dihadirkan lewat slice of cake dengan stroberi.
Suasana pop-up store semakin ramai ketika Lee Saeon ikut membantu melayani pelanggan bersama muse lainnya. Respons pengunjung terhadap dessert buatan Luvita pun sangat positif. Banyak pelanggan penasaran dengan kombinasi bahan tradisional Korea yang digunakan dalam dessert buatannya.
"Responsnya sangat positif. Mereka banyak yang penasaran pas tahu aku pakai bahan tradisional Korea seperti makgeolli dan doenjang di dalam comfort dessert aku. Kombinasi rasa unik yang belum pernah mereka coba sebelumnya itu ternyata dapat respons positif banget," ujar Luvita.
Bagi Luvita, kemenangan di Bite Me Sweet bukan hanya soal gelar juara. Kesempatan membuka pop-up store di Singapura menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya sebagai chef pastri.
"Hadiahnya buka pop-up store di Singapura, itu salah satu milestone buat karier aku. Pengalaman yang aku ingin banget dari dulu," ujarnya.
Selain menampilkan kompetisi antarchef Asia, Bite Me Sweet di Viu juga menghadirkan nuansa khas variety show Korea lewat chemistry antara peserta dan muse mereka yang menjadi daya tarik bagi penonton.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar