Jakarta, 3 Juli 2026 – Reza Oktovian (Reza Arap) resmi menjalani debut penyutradaraan melalui film komedi-horor Harusnya Horror, diproduksi oleh Ess Jay Pictures. Film ini membawa sembilan anggota Geng Maraphon ke layar lebar untuk pertama kalinya dan tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026.
Harusnya Horror menandai fenomena yang makin kuat di industri film Indonesia: kreator digital dengan basis penonton jutaan kini melangkah ke bioskop. Dengan 82 juta penonton bioskop pada 2024 dan film lokal menguasai pasar, layar lebar menjadi panggung berikutnya bagi generasi kreator seperti Reza dan Maraphon.
Di film ini, Reza juga akan menjadi pemeran utama filmnya, sebagai Mas, hantu penggemar anime yang terpaksa bekerja sama dengan sekelompok konten kreator yang sedang krisis ide dan finansial, yang diperankan langsung oleh Reza bersama Geng Maraphon. Premis ini menjadi fondasi film Harusnya Horror dalam menggabungkan ketegangan horor dengan komedi.
Bagi Reza, melihat seluruh personel Maraphon terjun ke dunia seni peran secara profesional merupakan sebuah kebanggaan luar biasa. "Saat Ess Jay Pictures menawarkan peluang kolaborasi dan kebebasan berkreasi, itu benar-benar gue manfaatkan, gak gue sia-siakan sedikit pun," ujar Reza Oktovian.
Dan untuk mempersiapkan geng Maraphon yang hampir seluruhnya debut akting, Ess Jay Pictures menghadirkan kelas akting dan pendampingan acting coach sepanjang persiapan produksi. "Proyek ini menantang, bukan hanya bagi gue tapi juga anak-anak Maraphon. Kami push our limit supaya bisa memberikan sajian terbaik," tambah Reza.
Produser Harusnya Horror, Jimmy Lalwani, menyebut keputusan menggandeng Reza dan Maraphon sebagai langkah dasar untuk menghadirkan hal baru. "Kami melihat potensi dari Maraphon dan memberanikan diri mencoba. Mereka belum pernah akting, tapi itu dijawab dengan persiapan matang. Harapannya, ini memberi sesuatu yang fresh untuk perfilman Indonesia," ujar Jimmy Lalwani.
Harusnya Horror dibintangi oleh Reza Arap bersama anggota Maraphon, yakni Tierison (Jot), Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy (Aloy), Bravyson, Niko Junius, Ariyanto (Ibot), dan Teguh Prakoso (Tepe). Film ini juga dibintangi Ronny P Tjandra, bintang muda Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos (Celloz).
Film ini turut menampilkan mendiang Lula Lahfah. Seluruh tim produksi mengenang penampilan dan dedikasi beliau dengan penuh hormat.
Diproduseri oleh David Suwarto, Sridhar Jetty, dan Jimmy Lalwani, Harusnya Horror siap tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Ikuti perkembangannya melalui Instagram @harusnyathemovie.
TENTANG Ess Jay STUDIOS
Ess Jay Studios didirikan pada 1 Agustus 2022 oleh David Suwarto, Sridhar Jetty dan Jimmy Lalwani sebagai anak perusahaan dari SinemArt. Rumah produksi ini memiliki visi untuk menciptakan karya berkualitas tinggi yang mampu menginspirasi dan menghibur masyarakat.
Debutnya dengan sinetron Tajwid Cinta menandai langkah awalnya di industri hiburan. Sejak berdiri pada tahun 2022 hingga kini, Ess Jay Studios telah menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam industri hiburan Indonesia dengan memproduksi 13 judul sinetron dengan total lebih dari 1.750 episode. Berbagai tayangan produksi Ess Jay Studios berhasil meraih rating tinggi dan mendapatkan respons positif dari masyarakat Indonesia.
Mengawali perjalanan sinetron yang sukses, pada 2025, Ess Jay Studios melalui brand Ess Jay Pictures siap merambah layar lebar dengan memproduksi film-film menarik berjudul Tiba-tiba Setan dan Harusnya Horror, memperkuat posisinya sebagai perusahaan kreatif yang akan terus berkembang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar