Jumat, 30 Januari 2026
Film Sadali Siap Tayang di Bioskop 5 Februari 2026 Ketika Cinta Tak Pernah Benar-Benar Selesai
Melawan Sepi di 2026 Dengan Album Perdana Ricecooker, “Favorite Dinner Guest”
Sebulan telah berlalu di tahun baru ini. Bagaimana resolusimu? Apakah ada yang mengingatkanmu untuk konsisten? Ataukah hari ini kamu pulang dari kantor ke rumah yang sepi? Untuk Ricecooker, melawan sepi menjadi benang merah pada album perdana mereka, “Favorite Dinner Guest”. Berartikan “Tamu Makan Malam Favorit”, band asal Jakarta ini siap menemani anda tahun ini dalam mencari orang tersebut dihidupmu.
Dua tahun merilis lagu demi lagu, Ricecooker sudah banyak menjalani fase dan meraih pencapaian. Dari lagu Moving On dan Sunday Song yang dipakai dalam series “My Nerd Girl 3” di layanan streaming Vidio, hingga Original Soundtrack (OST) pertama mereka, If You Let Me, untuk film “Cinta Tak Seindah Drama Korea”, yang sempat menjadi film nomor 1 di Netflix seluruh Indonesia. “Setelah mendapatkan banyak oportunitas yang sangat kami syukuri, kami rasa sudah saatnya untuk merilis sebuah album.” Ujar Will Mara, salah satu personil Ricecooker dan produser untuk penyanyi-penyanyi terkemuka Indonesia seperti Nadin Amizah dan Raissa Anggiani.
Bayangkan sebuah keseharian tipikal zaman sekarang. Setelah seharian penuh di kantor dan bersempitan di kereta, kamu pulang ke kosan dan duduk di meja untuk menyantap makan malam yang kamu beli dijalan pulang. Disitu kamu menonton livestream favoritmu bersama ribuan orang lain yang saling berbincang. Namun kamu menulis “hahaha” dengan muka yang rata, sendirian. “Loneliness Epidemic (epidemi kesepian) adalah tema yang kami angkat di album ini”, ujar Alif Ibrahim, gitaris Ricecooker yang sebagai seorang penulis telah merilis artikel di Inggris dan German. Dia menambahkan, “menurut WHO, kekurangannya koneksi yang bermakna bisa menjadi bibit penyakit dari depresi bahkan ke penyakit jangka lama seperti serangan jantung. Oleh karena itu, album kami memfokuskan cerita dan cara-cara untuk kita menerima rasa sakit dan kembali membuka hati untuk orang lain sehingga akhirnya mendapatkan seorang Favorite Dinner Guest.”
“Untuk perilisan album ini, kami merasa lagu Smitten berperan sebagai benang merahnya.” ucap Jerome Kurnia, vokalis Ricecooker, yang tahun lalu mendapatkan nominasi Indonesian Film Festival (IFF) untuk perannya di film Perang Kota. “Kalau dalam Bahasa Indonesia, Smitten sebenarnya artinya jatuh cinta atau terpikat. Tapi perasaannya lebih intens, manis, dan tidak rasional. Seperti kegembiraan yang tidak dapat diucapkan lewat kata-kata,” tambahnya. Khusus untuk lagu tersebut, Ricecooker meminta bantuan oleh Arash Buana untuk menciptakan dan memproduserinya. “Rasa indahnya jatuh cinta tidak cukup rasanya jika hanya diucapkan oleh kata-kata dan melodi yang manis. Buat kami, Arash [Buana] memiliki talenta dalam bermain piano yang tidak ada duanya.”
Memang benar, dari pertama kali memutar lagu Smitten, yang menjadi fokus album ini, terdengar iringan piano yang begitu manis dan lembut, beserta suara biola dan alat-alat tiup yang dilengkapi oleh iringan paduan suara yang menyelimuti seluruh badan. Lagu ini, beserta dengan sepuluh lagu lainnya di album Favorite Dinner Guest tersedia di seluruh platform musik digital mulai 30 Januari 2026.
Track List Album Favorite
Dinner Guest
Talk To Me
I Gotchu
Sundang Song
Smitten
Learn on a Friend
Good Morning, Goodbye
Ghost On The Dancefloor
Lost in Seoul
Woul U Mind
forevermore
Moving On
Mario G Klau Rilis Single Terbaru ‘Salah Kaprah’, Tentang Berani Maju Sebelum Terjebak Persepsi
Mario G Klau kembali
dengan single terbarunya berjudul ‘Salah Kaprah’, sebuah lagu
yang mengangkat kisah tentang keberanian menghadapi rasa, alih-alih terjebak
pada asumsi dan ketakutan yang belum tentu nyata. Dengan nuansa hangat dan
emosional, lagu ini merefleksikan pengalaman jatuh cinta yang kerap dimulai
dari prasangka, lalu berubah ketika keberanian akhirnya mengambil alih.
‘Salah Kaprah’ berangkat dari kisah personal Mario, tentang mengenal seseorang dari kejauhan terlalu lama hingga akhirnya menyimpulkan banyak hal tanpa pernah benar-benar mencoba mendekat. Menurut Mario, terlalu sering seseorang memilih mundur sebelum memberi dirinya sendiri kesempatan. “Kadang kita keburu nyerah dan ambil kesimpulan sebelum benar-benar mencoba. Padahal kalau kita nggak maju dulu, kita nggak akan pernah tahu jawabannya. Ditolak atau diterima itu urusan belakangan, yang penting berani maju,” ungkap Mario G Klau.
Lagu ini juga menangkap momen ketika pertemuan yang selama ini ditakuti justru berujung pada kehangatan yang tak terduga. Perasaan jatuh cinta yang hadir dengan cepat menjadi inti emosi dalam ‘Salah Kaprah’, digambarkan melalui lirik-lirik visual dan intim. “Pertemuan itu ternyata nggak seseram yang aku bayangkan. Justru indah, seolah tanpa banyak kata kita sudah saling mengerti, padahal baru pertama kali benar-benar bertemu,” tambahnya.
Salah satu lirik kunci dalam lagu ini, “tanggung jawab aku jatuh cinta pada dirimu”, menjadi pernyataan emosional yang kuat. Bagi Mario, cinta bukan hanya soal perasaan, tetapi juga keberanian untuk menyampaikannya. “Buat aku, tanggung jawab dalam cinta itu berani menyampaikan rasa. Memberi ruang supaya perasaan itu bisa direspons. Mau atau nggak, yang penting kita sudah jujur,” kata Mario.
Dari sisi musikal, ‘Salah Kaprah’ dibalut dengan aransemen yang hangat dan sedikit upbeat, mencerminkan fase jatuh cinta yang bahagia. Lagu ini ditulis dan dibawakan oleh Mario G Klau, diproduseri oleh Mardenwil, dengan sentuhan piano dari Willy Alexander serta aransemen yang memperkuat nuansa ceria tanpa kehilangan kejujuran emosinya. Proses vokal turut diarahkan oleh Mohammed Kamga, memastikan penyampaian rasa yang dekat dan tulus.
Melalui ‘Salah Kaprah’, Mario G Klau berharap lagu ini dapat menemani para pendengar, terutama mereka yang kerap meragukan diri sendiri, untuk berani melangkah dan tidak terjebak pada asumsi. Sebuah pengingat bahwa terkadang, satu-satunya kesalahan adalah tidak mencoba sama sekali. Single terbaru Mario G Klau, ‘Salah Kaprah’ kini telah tersedia di seluruh platform digital streaming.
Executive producer: Wecord Evermore
Indonesia
Atmosen by: Mario G
klau
Performed by: Mario G klau
Produced by:
"Mardenwil" music
Piano by: Willy alexander
Keys & Synth by: Denny Erka, Willy
alexander
Guitars By: Lutfi
Firmansyah
Bass By: Rudy Zulkarnaen
Percussion By: Ayla Adjie
Drums & Programming by: Denny Erka
Backing Vocals By: Mario g klau &
Lula Maura
Vocals directed: kamga Mo
Vocals recorded at: Sony Music Studio,
engineered by : Yusuf Albantani
Vocal edited by: Denny Erka
Mixed and Mastered by: Ano stevano
Kamis, 29 Januari 2026
Penyanyi Cilik, Lindee Cremona Lepas Single "Senyum Papa"
Jakarta - Penyanyi cilik, Lindee Cremona kembali menghadirkan karya terbaru berupa single berjudul "Senyum Papa" dalam format digital, setelah sebelumnya menyentuh hati pendengar melalui single "Mama".
Lagu ini menjadi lanjutan cerita tentang cinta keluarga dari sudut pandang seorang anak, kali ini menyoroti sosok ayah yang kerap terlihat kuat dan penuh senyum, meski menyimpan banyak pengorbanan demi keluarga namun selalu disimpan dalam diam.
Lagu "Senyum Papa" diciptakan oleh Albert Kenchen. Lewat karya ini, Lindee menyampaikan rasa cinta, kebanggaan, dan doa tulus agar sang papa selalu sehat dan bahagia menjalani hidup.
Jika lagu "Mama" berbicara tentang kasih ibu yang tak tergantikan, maka single "Senyum Papa" hadir sebagai pelengkap yang mengangkat peran ayah dalam kehangatan keluarga.
Lindee Cremona, yang akrab disapa Lindee, lahir di Jakarta pada 24 April 2014 dan kini berusia 11 tahun. Ia mulai menekuni dunia tarik suara sejak tahun 2023, saat pertama kali tampil di panggung sekolah dan menunjukkan ketertarikan yang kuat pada musik.
Sejak saat itu, Lindee terus mengembangkan kemampuannya melalui latihan vokal dan mulai merilis karya-karya dengan pesan positif dan nilai keluarga.
Dibawakan dengan vokal dan penghayatan yang natural, single Senyum Papa" terasa hangat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Lagu ini tidak hanya ditujukan untuk anak-anak, tetapi juga dapat dinikmati oleh orang tua dan keluarga secara luas.
Kesederhanaan lirik dan penyampaian menjadi kekuatan utama yang membuat lagu ini mudah menyentuh perasaan pendengarnya.
Melalui rangkaian lagu "Mama" dan "Senyum Papa", Lindee Cremona membangun identitas musikal yang konsisten dengan tema cinta keluarga. Orang tua Lindee berharap musik dapat menjadi media positif bagi tumbuh kembang Lindee, sekaligus bekal untuk masa depannya.
Ke depannya, Lindee direncanakan untuk terus berkarya dan merilis lagu-lagu baru sebagai bagian dari perjalanan musik jangka panjangnya. Lindee berharap lagu "Senyum Papa" dapat menghadirkan senyum dan kehangatan bagi siapa pun yang mendengarkannya, serta menjadi pengingat sederhana tentang arti kasih sayang seorang ayah.
Single "Senyum Papa" milik Lindee Cremona resmi dirilis pada 25 Januari 2026 di YouTube serta seluruh platform pemutar musik digital.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) Jadi Obat Pusing Nasional! Suguhkan Cerita yang Relevan Sekaligus Menyegarkan
Dilema Ruko dan Karpet Merah: "AIU-EO MACAM BETOOL AJA!" Bawa Napas Pasar ke Panggung Elit XXI Epicentrum
Rabu, 28 Januari 2026
Film Na Willa Karya Kreator JUMBO Resmi Merilis Teaser Poster, Hadirkan Kekaguman Terhadap Banyak Hal dari Sudut Pandang Anak
Marcell dan Rima Melati Adams Sajikan Sebuah Refleksi Tentang Cinta, Komitmen dan Pilihan “Mulanya Disini”
Penyanyi ternama Indonesia, Marcell Siahaan, kembali menghadirkan karya terbaru berjudul ‘Mulanya Disini’, sebuah intepretasi ulang dari lagu klasik tahun 80-an milik band Malaysia bernama Freedom. Dalam versi terbarunya ini, Marcell menggandeng Rima Melati Adams, yang tak hanya hadir sebagai kolaborator, tetapi juga sebagai pasangan hidupnya. Lewat ‘Mulanya Disini’, Marcell memilih pendekatan yang jujur nan bersahaja. Lagu ini disampaikan tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan, justru dengan menjaga ruang agar maknanya tumbuh secara alami. Pesan tentang kebersamaan, kesabaran serta tanggung jawab dalam sebuah hubungan menjadi inti yang ingin disampaikan Marcell dan Rima di lagu ini.
“Lagu ini tidak perlu dibuat lebih besar dari dirinya sendiri,” kata Marcell. “Keindahannya ada pada kejujuran. Tugas kami hanya menyampaikannya dengan tulus,” lanjutnya. Kehadiran Rima Melati Adams justru memberikan lapisan makna yang sangat personal di lagu ini. ‘Mulanya Disini’ sudah dia kenal sejak kecil, saat dirinya tumbuh besar di Singapura. Kini, setelah menjalani lebih dari tujuh belas tahun pernikahan bersama Marcell, ‘Mulanya Disini’ hadir kembali bukan untuk sekedar sebagai nostalgia semata, melainkan jadi sebuah refleksi perjalanan hidup yaitu tentang cinta yang terus dipilih, dipelihara dan dimulai kembali.
Partisipasi Rima dalam lagu ini juga bukan hal yang asing. Dia juga memiliki rekam jejak panjang di dunia seni dan pertunjukan, termasuk tampil di berbagai program televisi nasional di Singapura dan Malaysia, serta pernah terlibat juga dalam kolaborasi musikal bersama Marcell sebelumnya. Direkam dengan pendekatan yang intim dan minim ornamen, ‘Mulanya Disini’ mempertemukan dua suara yang dibentuk oleh waktu, kebersamaan dan pertumbuhan. Lagu ini berbicara tentang cinta bukan sebagai konsep ideal, melainkan sebagai keputusan yang diambil setiap hari dan sering kali dimulai kembali dari titik awal. ‘Mulanya Disini’ single kolaborasi dari Marcell Siahaan bersama Rima Melati Adams sudah tersedia dan dapat dinikmati di seluruh digital streaming platform di Indonesia.
Track Title: Mulanya Disini
Performed by: Marcell & Rima Melati
Adams
Composer: Royston Santa Maria & Syed Haron Ahmad
Producer: Rishanda Singgih
Ex. Producer: Marcell & Rima Melati
Adams
Mixing: Rayendra Sunito
PERAHU Kertas adalah salah satu karya Dee Lestari paling populer dan telah berkali-kali lahir dalam berbagai format
Setelah menjadi cerbung digital pertama di Indonesia tahun 2007 silam, ia lahir menjadi buku cetak tahun 2008. Enam tahun setelahnya, tepatnya tahun 2012, buku itu diadaptasi dan lahir menjadi film Perahu Kertas 1 & 2 tahun 2012—yang juga menandai lahirnya lagu OST “Perahu Kertas”, dinyanyikan oleh Maudy Ayunda sebagai pemeran Kugy dalam film. Lagu “Perahu Kertas” pun beroleh Piala Maya 2012 sebagai original soundtrack terbaik.
Empat belas tahun kemudian,
tepatnya akhir Januari 2026 ini, Perahu Kertas lahir menjadi
pentas musikal yang digawangi oleh Trinity Optima Production dan Indonesia
Kaya. Namun, perjalanannya tak berhenti sampai di sana. Untuk mengisi
album solo ketiganya, Dee Lestari, penulis buku dan skenario film Perahu
Kertas, akhirnya menyanyikan sendiri lagu “Perahu Kertas” yang
diciptakannya empat belas tahun silam.
Tentunya, membuat versi baru lagu
yang amat populer dengan ratusan juta streaming merupakan tantangan
tersendiri. Untuk itu, Dee Lestari dan Tim Management memutuskan
beberapa langkah strategis, antara lain dengan menggandeng salah satu Produser
terbaik saat ini, Petra Sihombing. Di tangan Petra,
aransemen “Perahu Kertas” berhasil dibarukan dan memiliki distingsi
serta karakter tersendiri. Alih-alih gitar akustik, pada aransemen baru ini,
Petra mengangkat gitar elektrik yang lebih edgy. Grafik lagu dibuat
lebih dinamis dan klimaks. Bersama vocal director Kamga Mo, yang
juga ikut mengisi suara latar, harmoni vokal dalam aransemen baru “Perahu
Kertas” menjadi lapisan kaya yang ikut menambah kedalaman dimensi lagu
ini.
“Perahu Kertas” versi Dee
Lestari terasa dewasa, megah, tanpa kehilangan magis yang membuat lagu ini
begitu digemari. Kelanggengan “Perahu Kertas” membuktikan bahwa
keajaiban perjalanan manusia dalam mewujudkan impian, menemukan cinta, dan
tambatan hati, merupakan peristiwa universal yang bisa terjadi pada fase apa
pun dalam kehidupan. Video lirik yang melibatkan beberapa footage dari
para pembaca buku Dee Lestari yang menginterpretasikan lirik lagu “Perahu
Kertas”. Dirajut dengan footage gambar dari lokasi pantai Gili
Terawangan, video tersebut semakin menegaskan keindahan relasi manusia—baik
persahabatan maupun kisah cinta.
Lagu “Perahu Kertas”
rilis serempak di berbagai platform streaming pada 28 Januari 2026
bersamaan dengan video liriknya. Lagu ini akan menjadi single kedua dari album
solo Dee Lestari yang rencananya dirilis pada pertengahan tahun 2026.
Dee Lestari menyanyikan dan melahirkan baru lagu “Perahu Kertas” merupakan
penegasan atas sosoknya sebagai salah satu penyanyi dan pencipta lagu garis
depan
Track Tittle: Perahu Kertas
Performed By: Dee Lestari
Composer & Writer: Dee Lestari
Producer: Petra Sihombing
Vocal Director: Kamga Mo
Ex. Producer: Today N' Tomorrow
Mixing & Mastering: Dimas Pradipta
Photography: dr. Tompi
Selasa, 27 Januari 2026
Gala Premiere “Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua” Hadir Meriah di Jakarta
Official Trailer Film LIFT Dirilis, Ismi Melinda dan Shareefa Daanish Tampil Intens dalam Drama Psikologis
Ceria, Ngakak, Baper dan Bikin Misuh-Misuh! Balas Budi Jadi Tontonan Wajib Bagi Kamu yang Pernah Dikecewakan Cinta
Gala Premiere Film Rajah
PAMERAN "MUSIK MILES FILMS: 30 Tahun Mendengar Terdengar" Siap Dikunjungi di Galeri Lokananta, Surakarta Mulai 27 Januari 2026
MAGMA Entertainment Rilis Poster Resmi Film 'Badut Gendong': Memperkenalkan Wajah Baru dari Universe Qodrat
Jakarta, 18 Maret 2026 - Rumah produksi MAGMA Entertainment resmi menyingkap tabir misteri dari proyek horor-aksi terbarunya, Badut Gendong...
-
Drama Romantis Religi Adaptasi Novel Populer Karya Diana Febi Persembahan terbaru Vidio, hadir mulai 17 Juli 2025 Sumber foto: Vidio Jakarta...
-
Film Lintrik bukan jenis Film Horor yang mengandalkan pada penampakan hantu yang menakut-nakuti saja, namun lebih menitikberatkan pada drama...
-
Sumber: Vidio Jakarta, 18 September 2025 – Setelah sukses memukau penonton dengan dua musim sebelumnya dan mencatat lebih dari 68 juta pena...



.jpg)
.jpeg)





.jpg)
.jpg)








