Rabu, 31 Desember 2025
Bikin Baper, Cara Stefan William Pakaikan Headset ke Marshanda Ditonton Lebih dari 11 Juta Kali
Selasa, 30 Desember 2025
KREATOR JUMBO SIAP MEMELUK KELUARGA INDONESIA LEWAT FILM LAYAR LEBAR NA WILLA DI LEBARAN 2026
Five Finger Death Punch Merilis Proyek Duet Dengan Unit Metal Jepang Babymetal di “The End ( 2025 Version)
Perayaan 20 tahun karier band hard
rock multi-platinum Five Finger Death Punch (5FDP) berlanjut
dengan perilisan Album terbaru mereka, “20 Years of Five Finger Death
Punch – Best Of Volume 2”, yang dirilis beberapa waktu lalu melalui Better
Noise Music. Album ini berisi 16 lagu ikonik yang direkam
ulang plus 3 live track eksklusif yaitu: ‘Wash It All
Away’, ‘Wrong Side Of Heaven’, dan ‘Jekyll And Hyde’.
Langkah ini dilakukan untuk merebut kembali warisan musik mereka setelah master rekaman
asli dijual oleh label lama tanpa sepengetahuan band.
Album Terbaru Five Finger Death Punch Menarik perhatian pencinta music metal karena terdapat sebuah single berjudul ‘The End (2025 Version)’ yang menghadirkan kolaborasi spesial dengan BABYMETAL. Vokalis SU-METAL menyebut pengalaman ini penuh energi: “Aku menambahkan lirik berbahasa Jepang yang terinspirasi dari versi aslinya. Bagian favoritku adalah transisi ke bridge ketika vokalku perlahan tenggelam di growl Ivan Moody. Momen itu bikin merinding!”
Sebelumnya, “Best Of Volume 1” sudah lebih dulu dirilis dengan menampilkan single kolaborasi ‘I Refuse’ bersama Maria Brink dari In This Moment. Kini, Volume 2 hadir sebagai kelanjutan perjalanan dua dekade 5FDP yang dipenuhi deretan hits global seperti ‘Sham Pain’, ‘Blue On Black’, dan ‘Burn MF’ dengan nuansa baru yang lebih bertenaga. Dengan lebih dari 13 miliar streams, 17 single #1 di Active Rock Radio, serta panggung sold-out di seluruh dunia, Five Finger Death Punch terus membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan paling dominan di kancah rock modern. “20 Years of Five Finger Death Punch – Best Of Volume 2” sudah tersedia di semua digital platform dan dalam berbagai format CD dan vinyl, termasuk edisi eksklusif kolektor.
19 Track List Album Best Of - Volume 2
Hell To Pay (2025 Version)
The End (feat. BABYMETAL) (2025 Version)
M.I.N.E (End This Way) (2025 Version)
Hard To See (2025 Version)
Got Your Six (2025 Version)
Cold (2025 Version)
Burn MF (2025 Version)
Never Enough (2025 Version)
Sham Pain (2025 Version)
Blue On Black (2025 Version)
I Apologize (2025 Version)
Trouble (2025 Version)
When The Seasons Change (2025 Version)
Cradle To The Grave (2025 Version)
My Nemesis (2025 Version)
Walk Away (2025 Version)
Wash It All Away (Live)
Wrong Side Of Heaven (Live)
Jekyll And Hyde (Live)
Masuk ke Keseruan Dunia Film Timur: Uji Adrenalin Bareng Iko Uwais di M Bloc Space, Didukung Penuh oleh BNI!
Jakarta, 30 Desember 2025 – Sudah nonton film Timur yang lagi hangat diperbincangkan? Kalau sekadar nonton belum cukup, Uwais Pictures punya tantangan buat kamu. Didukung penuh oleh BNI, Uwais Pictures menyulap M Bloc Space, Jakarta Selatan, menjadi medan laga lewat acara Arena Tangkas Timur.
Digelar khusus pada 27 Desember 2025, acara ini bukan sekadar pameran biasa, tapi sebuah "tiket" bagi kamu untuk merasakan langsung ketegangan yang ada di dalam film Timur. Para pengunjung mengikuti kegiatan ini hanya dengan membeli tiket film Timur atau jika sudah menonton, dapat menunjukkan bukti tiket di meja registrasi.
Bukan Sekadar Nonton, Tapi Merasakan Keseruannya
Pernah membayangkan rasanya berada di tengah misi penyelamatan yang genting? Di Arena Tangkas Timur, imajinasi itu jadi nyata. Lokasi M Bloc Space telah disulap total menjadi hutan rimba yang mencekam namun artistik.
Tidak main-main, dekorasi ini digarap langsung oleh Ananta Harshawardhana, Art Director kenamaan yang pernah masuk nominasi Festival Film Bandung lewat Srimulat: Hil yang Mustahal. Begitu melangkah masuk, kamu akan merasa seolah-olah tersedot keluar dari Jakarta dan mendarat langsung di dunia film Timur.
Tantang Nyali Lewat Permainan Paintball
Di sini pengunjung diajak "berkeringat". Wahana utamanya adalah permainan paintball Misi Penyelamatan Sandera. Kamu dan teman-teman akan dibagi menjadi dua tim untuk simulasi tempur. Misinya sederhana tapi bikin deg-degan: dua tim akan saling tembak untuk menyelamatkan sandera dalam bentuk manekin.
10 orang pemenang yang beruntung akan mendapatkan hadiah berupa total saldo tabungan Rp 5.000.000,00 di Wondr by BNI. Para pengunjung juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah Tapcash special edition film Timur.
Ketemu Langsung Sang Sutradara
Keseruan makin pecah karena Iko Uwais, yang kali ini turun gunung langsung sebagai sutradara, hadir di lokasi bersama para pemain film Timur lainnya. Ini kesempatan langka karena pengunjung dapat berinteraksi, foto bareng, dan merasakan energi mereka secara langsung.
Pembuktian Kualitas Sinema Laga Indonesia
Baru lewat Arena Tangkas Timur saja sudah terasa keseruannya. Bagaimana dengan filmnya? Film Timur sendiri adalah pertaruhan besar Iko Uwais dalam debut penyutradaraannya. Film ini menawarkan aksi baku hantam kelas dunia khas Uwais Team, namun dibalut dengan cerita persaudaraan yang menyentuh hati. Kualitas produksinya pun digadang-gadang setara dengan film laga internasional.
Lewat Arena Tangkas Timur, Uwais Pictures ingin menyampaikan pesan: Jangan cuma ribut berdebat di media sosial. Datang, rasakan sendiri semangatnya lewat Arena Tangkas Timur, dan buktikan kualitas film Timur langsung di bioskop menyaksikan filmnya.
Marshanda Dicintai Ugal-Ugalan oleh Stefan William di Series ‘Melindungimu Selamanya’
Jakarta, 30 Desember 2025 - Cinta pertama yang tak pernah benar-benar usai menjadi inti cerita serial terbaru WeTV, “Melindungimu Selamanya”. Serial ini mengangkat kisah cinta abadi, tentang dua hati yang kembali dipertemukan setelah 16 tahun berpisah, membuktikan bahwa cinta pertama bisa menjadi cinta sejati dan cinta selamanya.
Melalui WeTV Original Melindungimu Selamanya penonton diajak mengikuti perjalanan Galang dan Nadia yang jatuh cinta sejak masa SMA. Di usia remaja, cinta itu tumbuh sebagai cinta pertama, tulus, penuh janji, dan tanpa perhitungan. Waktu kemudian memisahkan mereka, namun perasaan itu tak pernah benar-benar hilang.
Ketika takdir mempertemukan mereka kembali di usia dewasa, kenangan lama kembali hidup. Cinta pertama yang sempat terhenti justru hadir dengan rasa yang lebih kuat. Galang kembali memperjuangkan Nadia dengan caranya sendiri, mencintai dengan penuh pengorbanan, dan menghidupkan kembali janji masa SMA untuk melindungi Nadia selamanya.
Serial ini menegaskan gagasan bahwa cinta pertama tak selalu berakhir, dan bagi sebagian orang, cinta pertama justru menjadi cinta sejati yang bertahan melintasi waktu. WeTV Original Melindungimu Selamanya menghadirkan potret cinta yang tumbuh, jatuh, terluka, lalu bangkit dengan keyakinan baru.
Dengan chemistry kuat antara Marshanda dan Stefan William, serial ini menyuguhkan kisah romansa emosional tentang keberanian memilih cinta yang sama untuk kedua kalinya, cinta pertama yang akhirnya menjadi cinta selamanya.
Serial WeTV Original Melindungimu Selamanya tayang eksklusif di aplikasi WeTV mulai 26 Desember 2025, dan dapat disaksikan setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.00 WIB.
Senin, 29 Desember 2025
Girl Grup DOLLA Rilis Anthem Terbaru “QUESTION”, Tentang Konfrontasi dan Pemberdayaan Diri
Girl Group terpanas asal Malaysia, DOLLA,
kembali dengan single terbaru mereka yang paling
dinanti, ‘Question’, resmi dirilis pada 6 November 2025.
Lagu pop penuh tenaga dan emosi ni menyelami perasaan mentah tentang
pengkhianatan, patah hati, dan konfrontasi terhadap diri sendiri.
Sekilas, ‘Question’ terdengar seperti bentuk konfrontasi
langsung kepada pasangan yang berselingkuh. Namun lebih dalam dari itu, lagu
ini mengangkat proses menghadapi rasa sakit dan kerentanan diri setelah
disakiti oleh orang yang dicintai.
”Lagu ini tentang mengonfrontasi pasangan yang
selingkuh, tapi di intinya adalah tentang mengonfrontasi perasaan kita sendiri.
Tentang memberi ruang untuk merasa marah dan rapuh, serta jujur pada emosi
kita, bukan malah menyembunyikannya,” ujar Tabby. Ditulis bersama
oleh Justin Seow, Kuizz, Aziz Harun, serta
anggota DOLLA Tabby, Sabronzo, dan Angel, ‘Question’ menyajikan
perpaduan adiktif antara cerita lirik yang kuat dan hook yang catchy,
sekaligus menunjukkan kedewasaan musikal DOLLA.
”Kami menerima demo yang luar biasa dari Kuizz
dan Justin dengan chorus yang super catchy. Kali ini kami ingin
sesuatu yang lebih lirik dan relatable. Kami mengutak-atik beberapa
bagian instrumen dan lirik supaya emosinya benar-benar terasa. Bekerja dengan
mereka di studio itu luar biasa, prosesnya seru banget!” kata Tabby.
Diproduseri, dikomposisi, dan diaransemen oleh Justin Seow dan Kuizz, ‘Question’ tetap
membawa ciri khas pop DOLLA namun dengan kedalaman emosi yang
lebih segar, memadukan melodi yang kuat dengan narasi pemberdayaan setelah
patah hati.
Daya tarik lagu ini semakin diperkuat dengan
koreografi enerjik yang merepresentasikan semangat berani namun playful dari ‘Question’. ”Koreografi
‘Question’ terbentuk dengan cara yang sangat seru. Kami bekerja dengan
Akkaraphol Prompen, koreografer super berbakat dari Thailand dan dia membawa
perspektif yang fresh. Gayanya memadukan gerakan feminim dengan formasi unik
dan transisi yang disengaja, sangat cocok dengan attitude lagunya. Kami ingin
tarian ini terasa percaya diri tapi tetap playful. Prosesnya kolaboratif, tapi
kami memberi Earth-E ruang untuk benar-benar bersinar dengan gayanya,”
ujar Sabronzo.
Single ini juga dilengkapi dengan video musik
yang bold dan visually striking, mengusung konsep
retro diner yang berlokasi di Fowlboys, The Campus. “Kami
ingin konsep fun ala retro diner. Kami harus
syuting di luar jam operasional, jadi jadwalnya ketat, tapi semuanya berjalan
lancar! Kali ini juga ada satu male lead yang memerankan semua pacar kami dan
ternyata saling selingkuh satu sama lain. Videonya menunjukkan sisi savage dan playful kami
saat mengonfrontasi dia, bahkan menyeret versi mini dirinya kemana-mana!” kata
Angel.
Lewat visual yang kuat, DOLLA mengubah
rasa sakit akibat pengkhianatan menjadi pernyataan pemberdayaan, dibalut dengan
kepercayaan diri dan gaya khas mereka. Usai perilisan ‘Question’, DOLLA bersiap
menyambut tahun yang lebih besar ke depannya. “Rencana kami di
2026 adalah merilis album DOLLA terbaru dan mulai melebarkan sayap ke tingkat
regional di Asia Tenggara. Kami nggak sabar untuk membagikan lebih banyak musik
dan terhubung dengan fans di luar Malaysia,” ujar Angel.
Film Musuh Dalam Selimut Berhasil Mengaduk-aduk Perasaan Penonton Saat Gala Premiere
Dicintai Ugal-Ugalan: Chemistry Stefan William dan Marshanda Mengguncang Episode Perdana WeTV Original Melindungimu Selamanya
JAKARTA — WeTV kembali menghadirkan kisah romansa emosional melalui WeTV Original Melindungimu Selamanya. Pada episode perdananya, penonton langsung disuguhkan dinamika hubungan yang intens antara Nadia, karakter yang diperankan Marshanda, dan sosok pelindung yang dibawakan Stefan William, sebuah relasi yang penuh ketulusan, keberanian, dan cinta yang hadir tanpa setengah-setengah.
Dalam series ini, Nadia digambarkan sebagai perempuan yang tampak kuat di permukaan, namun menyimpan luka mendalam. Ia dikenal sebagai sosok yang disegani bahkan ditakuti oleh para siswa laki-laki di sekolahnya. Namun, di balik ketegasan itu, Nadia menyimpan sisi rapuh, ia tumbuh tanpa kehadiran seorang ibu, kehilangan figur yang seharusnya menjadi sandaran emosionalnya sejak usia muda.
Kehidupan Nadia kemudian dipertemukan dengan Galang, karakter yang diperankan oleh Stefan William. Galang dikenal sebagai siswa yang kerap membuat keributan di kelas, sikap yang sejak awal kerap memicu gesekan dengan Nadia. Ketegangan di antara keduanya semakin terasa ketika Galang merusak walkman milik Nadia, sebuah benda personal yang memiliki nilai emosional bagi dirinya.
Seiring waktu, hubungan yang semula dipenuhi pertentangan itu perlahan berubah. Galang mulai menunjukkan sisi kepedulian yang tak terduga, sementara Nadia menemukan rasa aman yang selama ini tak ia miliki. Namun, takdir kembali menguji Nadia. Galang harus pindah ke luar negeri, meninggalkannya dalam kesedihan yang berlapis, kehilangan sang ibu tercinta, sekaligus berpisah dengan Galang, sosok yang diam-diam telah menjadi sandaran emosional dalam hidupnya.
Lima belas tahun berlalu, Galang kembali ke Indonesia membawa masa lalu yang kelam. Takdir kembali mempertemukannya dengan pilihan yang kejam ketika ia terjerumus sebagai pembunuh bayaran. Target yang harus ia bunuh adalah Nadia, teman SMA yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya dan sosok yang dahulu ia janjikan untuk selalu dilindungi.
Pertemuan itu menjadi ujian terbesar bagi keduanya. Akankah Galang menuntaskan takdir yang memaksanya memilih antara tugas dan nurani? Ataukah ikatan yang tumbuh sejak lima belas tahun lalu mampu mengubah jalan hidup mereka? Ikuti kelanjutan kisahnya dalam WeTV Original Melindungimu Selamanya, tayang setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.00 WIB, eksklusif di platform streaming WeTV.
Daniel Dyonisius dan Varnasvara Singgung Kekerasan Terhadap Perempuan Melalui Nomor Eksperimental ‘Wanita”
“Wanita” adalah single terbaru karya Daniel
Dyonisius dan Varnasvara. Lagu ini adalah komposisi
orisinal yang ditulis oleh Daniel Dyonisius, sebagai tindak lanjut
dari lagu-lagu yang dirilis sebelumnya berjudul “Relung” dan “Kinasih”. Seperti
rilisan sebelumnya, “Wanita” menyampaikan pesan kontemplatif
tentang kehidupan dan kematian, serta hubungan antara alam fisik dan spiritual
– sebuah hal yang relatif jarang ditemukan di sebagian besar musik yang dirilis
saat ini.
Lagu ini dipicu oleh kasus-kasus kekerasan
terhadap perempuan yang terjadi di tengah masyarakat saat ini. Namun, yang
membedakan “Wanita” dari rilisan Varnasvara sebelumnya
adalah perspektif sejarahnya. Lirik dari lagu ini bertukar narasi antara orang
ketiga dan orang kedua mengenai kematian protagonis, yaitu Ita Martadinata, seorang
aktivis yang mendampingi perempuan korban kekerasan dalam tragedi Mei 1998 di
Indonesia. Liriknya ditulis untuk menggambarkan kerusuhan 1998 sebagai
pendorong demokrasi, tetapi juga sebagai alegori maskulinitas, perilaku
kebinatangan manusia dan iblis batiniah, serta peran kekerasan dalam
mengkatalisasi perubahan menuju kebebasan dari penindasan.
"Wanita" mengandung tema mengenai trauma
antargenerasi dan proses pemulihannya, khususnya bagi perempuan Tionghoa
Indonesia yang menjadi sasaran banyak insiden kekerasan massal dan
kerusuhan sipil pada tahun 1998. Efek tremolo yang dapat didengar sepanjang
lagu membangkitkan reaksi mendalam bagi para pendengar, sebagai kiasan akan
kekerasan yang menghancurkan tubuh perempuan. Meskipun demikian, lagu ini juga
berfungsi sebagai katarsis yang memberikan resolusi terhadap konflik yang ia
hadirkan: Bagian outro menggambarkan bagaimana jiwa Ita telah terbebas dari
tubuh fisiknya, namun keberanian yang ia miliki mencerminkan cita-cita yang
melampaui tubuh manusia sebagai hal yang fana dan malah secara paradoksikal,
menginspirasi pergerakan menuju kebebasan yang lebih utuh.
Cerita dalam “Wanita” disampaikan
melalui perpaduan suara eksperimental yang dibawakan oleh musisi Daniel
Dyonisius (gitar, vokal, bass, rindik), Ursulla Serenakartika (vokal), Darlene
Kawilarang (piano, synthesizer), Seto Noviantoro (kacapi), AU
Agus Maulana (kendang, rebana), I Ketut Budiyasa (rindik),
Kadek Arya Gitaswara (rindik), dan Kelvin Andreas (drum).
MAGMA Entertainment Rilis Poster Resmi Film 'Badut Gendong': Memperkenalkan Wajah Baru dari Universe Qodrat
Jakarta, 18 Maret 2026 - Rumah produksi MAGMA Entertainment resmi menyingkap tabir misteri dari proyek horor-aksi terbarunya, Badut Gendong...
-
Drama Romantis Religi Adaptasi Novel Populer Karya Diana Febi Persembahan terbaru Vidio, hadir mulai 17 Juli 2025 Sumber foto: Vidio Jakarta...
-
Film Lintrik bukan jenis Film Horor yang mengandalkan pada penampakan hantu yang menakut-nakuti saja, namun lebih menitikberatkan pada drama...
-
Sumber: Vidio Jakarta, 18 September 2025 – Setelah sukses memukau penonton dengan dua musim sebelumnya dan mencatat lebih dari 68 juta pena...







.jpg)





